DPRD Kabupaten Pekalongan
UMKM di Kabupaten Pekalongan Harus Berupaya Maksimal Agar Usaha Meningkat
Kawasan UMKM Center di Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, juga turut mendorong agar pelaku usaha kecil bisa naik ke tingkat menengah
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sinergitas dalam membangkitkan ekonomi memang menjadi salah satu daya juang untuk menyejahterakan masyarakat kecil.
Terbukti di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini mulai tumbuh pesat, bahkan pemerintah setempat menyediakan tempat sebagai dukungan agar bisnis kecil naik level.
Keberadaan UMKM cukup potensial dalam pengembangan perekonomian.
Kawasan UMKM Center di Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, juga turut mendorong agar pelaku usaha kecil bisa naik ke tingkat menengah ataupun ke level atas.
Direktur Tertib Niaga Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan, Sihard Hadjopan Pohan mengatakan, semua UMKM yang tersebar di sejumlah daerah diharapkan bisa meningkat.
Paling tidak, usaha yang mereka galang selama ini bisa mengubah status mereka.
"Misalkan dari yang semula pengusaha mikro, berkembang menjadi kecil, lalu kecil menjadi menengah dan seterusnya. Dengan adanya peningkatan seperti ini, para pelaku UMKM dapat menunjukkan apabila yang telah dilakukannya berkembang dan meningkat."
"Jadi, UMKM ini jangan hanya selalu menunggu bantuan, namun juga harus berusaha semaksimal mungkin bisa meningkatkan usahanya," kata Sihard saat berkunjung ke UMKM Center Wonopringgo, Sabtu (18/7/2020).
Kedatangannya ke kawasan UMKM Center diharapkan bisa memotivasi para pengusaha.
Kementrian Perdagangan RI juga tidak berpangku tangan atau membiarkan bekembang sendirian.
"Kami, akan berusaha membantu untuk mempromosikan keberadaan UMKM, supaya bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah maupun instansi lainnya," ungkapnya.
Wakil Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra mengatakan, bahwa perlu adanya sinergitas bagi semua pihak dari mulai pemerintah daerah, pelaku usaha, pariwisata, hingga investor agar perekonomian bisa bangkit dan para pelaku UMKM bisa berkembang.
"Untuk sekarang ini, jumlah pelaku usaha di Kabupaten Pekalongan mencapai 46.200 pelaku usaha kecil, hal ini naik mencapai 5 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata Candra.
Mengenai kunjungan pejabat dari dari Kementerian Perdagangan , Candra mengungkapkan pihaknya memang sengaja diundang supaya melihat lokasi UMKM Center yang belum lama ini diresmikan oleh Bupati Pekalongan.
"Harapannya, dengan melihat langsung kondisi pengusaha mikro, kecil, dan menengah, agar mereka bisa mempromosikan produk-produk hasil dari masyarakat Kabupaten Pekalongan," terangnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :