Dewan Dorong Pemkab Kendal Lebih Efisien Soal APBD

Catatan kenaikan Silpa dari Rp 182 miliar pada tahun anggaran 2020 menjadi Rp 415 miliar pada tahun anggaran 2021, menjadi perhatian bersama.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal mendorong pemerintah setempat bisa merencanakan dan membelanjakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2022 lebih efisien. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Kendal, Mahfud Sodiq.

Menurutnya, catatan kenaikan Silpa dari Rp 182 miliar pada tahun anggaran 2020 menjadi Rp 415 miliar pada tahun anggaran 2021, menjadi perhatian bersama.

Pihaknya berharap, pada tahun anggaran 2022 ini, Pemerintah Kendal meningkatkan efektifitas penggunaan anggaran melalui berbagai program kegiatan.

Baik yang bersifat pembangunan, hingga program kesejahteraan masyarakat.

"Kalau dilihat dari LKPJ 2021, pertumbuhan ekonomi tidak berbanding lurus dengan angka kemiskinan. Ini perlu diurai, baik dari sisi perencenaan maupun pembelanjaan anggaran," terangnya, Selasa (26/4/2022).

Menurut dia, hal ini menjadi persoalan serius Kendal pasca pandemi Covid-19 untuk segera merecovery ekonomi masyarakat.

Melalui program-program kegiatan yang dibiayai oleh APBD atau sumber dana lainnya. 

Dengan maksud, agar taraf perekonomian masyarakat Kendal meningkat, seiring dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. 

"Ini perlu diurai bersama oleh pemerintah dan semua pihak yang terlibat. Jika serapan anggaran baik, cepat, perputaran roda ekonomi juga akan cepat. DPRD mendorong dan membuka ruang dengan dinas-dinas terkait dalam rangka perencanaan program untuk masyarakat," ujarnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved