Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

PJJ, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kembangkan Beri Satu Tugas Terdiri Dari Semua Mapel

"Misalnya di SMP ada 11 mata pelajaran yang diajarkan. Per satu materi 11 mapel selesai, ada tugas yang diberikan."

Tayang:
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Akbar Hari Mukti
Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo, saat ditemui di kantornya, Rabu (5/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang mengembangkan memberikan satu tugas kepada siswa saat melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi corona.

Namun satu tugas ini, terdiri dari nomor soal semua mata pelajaran yang sedang diajarkan ke para siswa tingkat SD dan SMP.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo, saat ditemui, mengatakan, hal tersebut setelah pihaknya mendapatkan aduan dari beberapa siswa dan orangtuanya.

Hal itu terkait para siswa yang tak jarang mendapatkan banyak tugas saat KBM secara daring.

"Yang dirasakan para siswa adalah tugas yang kebanyakan. Dan orangtua menjadi gusar karena tugas yang banyak rentan menyebabkan siswa jenuh," paparnya, Rabu (5/8/2020).

Sukaton mengatakan, saat ini hal tersebut dalam tahap perencanaan.

Secara teknis, menurut Sukaton, pemberian satu tugas berisi soal dari semua mata pelajaran, akan membuat siswa lebih ringkas dalam mengerjakannya.

"Misalnya di SMP ada 11 mata pelajaran yang diajarkan. Per satu materi 11 mapel selesai, ada tugas yang diberikan."

"Nanti satu tugas yang berisi soal-soal dari 11 mapel itu diberikan ke siswa agar mereka lebih ringkas mengerjakannya," katanya.

Ia berpendapat, selain ringkas, dengan satu tugas yang diberikan, tak ada lagi orangtua siswa yang akan gusar anaknya mendapatkan banyak tugas.

"Selain itu, kami kembangkan hal tersebut melihat situasi corona saat ini tak ada yang bisa menentukan kapan pandemi selesai," jelas Sukaton.

Selain mengembangkan satu tugas berisi soal semua mapel ke siswa, Sukaton menjelaskan saat ini Disdikbudpora Kabupaten Semarang sedang melakukan permohonan bagi setiap desa di Kabupaten Semarang untuk jaringan internet.

Terutama bagi desa yang berada di kawasan yang tak ada sinyal internet.

"Melalui APBDes, kami sudah melakukan permohonan itu. Sesuai letak geografis Kabupaten Semarang, ada daerah yang tak tak bisa dijangkau sinyal internet," paparnya.

Disinggung terkait berapa desa di Kabupaten Semarang yang tak bisa dijangkau sinyal internet, ia mengaku belum memetakannya secara mendalam.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved