Berita Solo
Ditolak Mentah-mentah Wakil Ketua DPRD Solo, Seperti Ini Jenis Mobil Dinas Baru Seharga Rp 600 Juta
Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto menyebut usulan itu menembus angka Rp 2,2 miliar
Empat mobil dinas baru tersebut untuk Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan tiga Wakil Ketua DPRD Solo.
"Fraksi kami (PKS) tidak sepakat, karena situasi ekonomi sulit karena pandemi Corona," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Rabu (5/8/2020).
Sugeng menceritakan, usulan pengadaan mobil dinas oleh Pemkot lantaran mobil dinas yang dipakai tiga pimpinan DPRD sering mogok di tengah jalan.
Khususnya mobil yang dikendarai dua Wakil Ketua DPRD lain, yaknki Achmad Sapari dan Taufiqurahman
"TAPD itu kan mengalokasikan pembelian untuk tiga mobil dinas, itu untuk tiga Wakil Ketua DPRD," jelas dia.
"Karena memang faktanya, dua mobil yakni milik pak Taufiq dari Golkar dan Sapari dari PAN sudah sering rusah, sering ngadat, AC-nya sering mati," tambahnya.
Rapat 8 Jam di DPRD
Rapat pembahasan rancangan APBD Perubahan 2020 dilakukan secara tatap muka mulai pukul 13.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Rapat itu dilakukan antara TAPD yang dipimpin Sekretaris Daerah, Ahyani dan Banggar DPRD Kota Solo yang dimpimpin Ketua DPRD Kota Solo, Budi Prasetyo.
"Ada laporan dari Komisi I, mas Harsono setelah konsolidasi dengan OPD-OPD konterpat Komisi I ternyata masih kurang sekitar Rp 1,7 miliar," terang Sugeng.
"Kita coba telisik lagi peluang anggaran ternyata sudah susah, lalu diperas-peras masih ada sekitar Rp 1,2 miliar kurangnya di Komisi I," papar dia.
"Lalu menemukan ada anggaran Rp 600 juta dari pengadaan videotron di Pemkot yang rencananya dipangkas dan dialihkan ke Komisi I yang kurang Rp 600 juta," tambahnya.
Selain itu, Sugeng menilai mobil dinas yang dipakainya masih cukup nyaman dan usulan pengadaannya lebih baik ditunda.
"Saya kemudian berinisiatif, sudahlah ini saya merasakan mobil dinas itu masih relatif nyaman, ac masih relatif adem, jarang ngadat juga," urai dia.
"Jadi, yang mobil dinas saya di-pending saja, kemudian anggaran dialokasikan untuk teman-teman Komisi I," imbuhnya.