Berita Rembang
Gus Mus Sentil Pemkab Rembang Tak Pasang Bendera Merah Putih di Alun-alun
Vlog singkat ulama karismatik asal Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Mus ramai beredar di media sosial, Se
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Vlog singkat ulama karismatik asal Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Mus ramai beredar di media sosial, Senin (17/8/2020).
Dalam video berdurasi satu menit tersebut, Gus Mus mengkritik kondisi Alun-alun Alun-Alun Kota Rembang yang hingga pagi tadi belum dipasangi bendera merah putih.
Berikut perkataan Gus Mus dalam video singkat tersebut.
• Kisah Mbah Khotim Sampai ke Telinga Jokowi, Ajudan Pribadi Presiden Turun Langsung Bawa Bantuan
• Pakaian Adat Suku Tidung Kaltara di Pecahan Rp 75 Ribu Disebut Adat China, Netizen Ini Dibully
• Misteri Foto Jadul Sri Mulyani Agustusan di SMAN 3 Semarang, Netizen Sibuk Tebak Sosok Menkeu
• Ganjar Pranowo Dapat Uang Pecahan Rp 75 Ribu Edisi Kemerdekaan Indonesia Nomor Seri Istimewa
"Hari ini, tanggal 17 Agustus 2020, hari kemerdekaan Republik Indonesia.
Ada yang aneh menurut saya.
Di Alun-Alun Kota Rembang tidak ada satu pun bendera merah-putih dikibarkan.
Tak ada satu pun bendera merah-putih dikibarkan.
Pertanyaan saya kepada Pemda Rembang, mulai bupati sampai DPRD-nya: apa lupa?
Apa tidak punya bendera?
Apa karena lagi sibuk memikirkan Pilkada?
Terima kasih."
Menanggapi kritik Gus Mus, Kepala Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang, Arif Dwi Sulistya, merasa berterima kasih.
Menurutnya, apa yang disampaikan Gus Mus menjadi masukan positif, sekaligus dapat meningkatkan rasa nasionalisme.
Arief mengatakan, pihaknya merespons cepat kritik Gus Mus.
“Sekira pukul 08.30 WIB, bendera merah putih dikibarkan di tiang utama di alun-alun.
Selain itu juga dipasang deretan bendera dengan tiang-tiang kecil dan umbul-umbul," ucap dia ketika dihubungi Tribunjateng.com via WhatsApp, Senin (17/8/2020) siang.
Ia menambahkan, upacara peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia dipusatkan di halaman Kantor Bupati Rembang dengan jumlah peserta terbatas.
Hal ini lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Adapun pemasangan bendera, spanduk, dan umbul-umbul terkonsentrasi di halaman Kantor Bupati.
“Tahun-tahun sebelumnya upacara selalu digelar di Alun-Alun Rembang, kali ini konsentrasi memang di halaman Kantor Bupati," ungkap dia.
Menurut Arief, dari sisi aturan, pemasangan bendera di alun-alun memang tidak wajib.
Lain halnya dengan di depan rumah dan kantor-kantor pemerintah.
Namun demikian, pihaknya sangat mengapresiasi masukan Gus Mus. (Mazka Hauzan Naufal)
• Ibu-ibu PKK dan Polwan di Kota Tegal Bagikan Masker Gratis di Hari Kemerdekaan
• Rektor Unika Soegijapranata Ingatkan Kembali Semangat Patriotisme di Upacara Virtual Kemerdekaan RI
• I Komang Putra Tetap Latihan Fisik Sebelum Kembali Latih Kiper PSIS Semarang
• Perpustakaan Digital Belum Sepenuhnya Diakses Pelajar Tingkat SMA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kondisi-alun-alun-rembang-pagi-ini-sekira-pukul-0900-wib-setelah-dipasangi-umbul-umbul.jpg)