Berita Demak
Kisah Sumardi Petani Jambu Demak, Penghasilan Sekali Panen Bisa Capai Rp 25 Juta
Memasuki musim panen ini, warga Desa Tembiring, Kecamatan/Kabupaten Demak, itu sibuk memetik jambu yang sudah siap jual.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Setiap pagi Sumardi (59) bersepeda motor dari rumahnya menuju kebun jambu.
Jarak lahan pertanian miliknya itu tidak seberapa jauh, sekira 300 meter saja.
Memasuki musim panen ini, warga Desa Tembiring, Kecamatan/Kabupaten Demak, itu sibuk memetik jambu yang sudah siap jual.
Jambu miliknya itu bukan buah sembarangan.
Sumardi adalah petani jambu delima, citra, dan madu.
Masyarakat sering menyebutnya secara seragam, yakni jambu demak.
• Apakah Jambu Demak Hanya Sejenis? Ini Kata Petani
• Pelawak Nurul Qomar Masuk Penjara Lapas Brebes Setelah Kasasi Ditolak MA
• Sinopsis Tilik Film yang Bikin Bu Tejo Jadi Trending Twitter
• Benarkah Irfan Hakim Pelihara Ayam Pesugihan? Ini Jawaban Irfan
Jenis jambu ini laris di pasaran.
Di kebunnya terdapat 72 pohon jambu dari tiga jenis tersebut.
Setiap hari Sumardi bisa memanen sekira 1 kuintal lebih buahnya.
Setelah dikumpulkan, ia tinggal menunggu bakul yang datang membeli.
Berapa harganya?
"Biasanya kalau bakul beli itu hitungannya per kilogram.
Harganya menyesuaikan kondisi pasar.
Setelah itu bakul akan menjual lagi ke pasar-pasar di luar kota seperti Jakarta, Lasem, dan Cirebon," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (19/8/2020).
Bapak lima anak itu mengaku tidak mudah menjadi petani jambu.