Toilet Umum Transparan Jadi Kampanye Teknologi di Tokyo
Pengoperasian toilet transparan itu untuk mengampanyekan teknologi terbaru yang sedang dikembangkan.
TRIBUNJATENG.COM, TOKYO - Model toilet umum transparan baru-baru ini terlihat di sudut taman distrik Shibuya, Tokyo, Jepang. Pengoperasian toilet transparan itu untuk mengampanyekan teknologi terbaru yang sedang dikembangkan.
Melansir New York Times, pemasangan toilet itu bertepatan dengan kampanye nasional untuk menghapus toilet umum kuno di Tokyo. Kampanye itu sengaja dibuat dalam rangka menyambut Olimpiade Musim Panas Tokyo 2020 yang sayangnya harus ditunda karena pandemi covid-19.
Di kawasan Shibuya, toilet transparan itu terlihat memiliki tiga bilik berbeda, masing-masing untuk pria, wanita, dan penyandang disabilitas. Jika dilihat sekilas, dinding toilet yang terbuat dari kaca itu terlihat transaparan, dengan warna pastel yang menarik perhatian.
Namun saat ditempati, dinding kaca akan langsung berubah menjadi buram, dan tidak lagi terlihat transparan. Teknologi itulah yang coba dipromosikan para perancang teknologi Tokyo.
Begitu pintu dibuka kembali dan tidak dalam keadaan terkunci, sistem akan kembali membuat dinding tampak transparan, dan menunjukkan desain toilet yang futuristik.
Lebih dari 300 toilet telah direnovasi dari 2017 hingga 2019, menurut Badan Pariwisata Jepang. Sebelumnya, 40 persen toilet umum di Jepang merupakan toilet jongkok yang kuno.
Nippon Foundation berencana memasang toilet umum dengan desain futuristik itu di 17 lokasi berbeda pada tahun depan. Semua toilet canggih itu dirancang oleh arsitek ternama. (Kontan.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/toilet-transparan-di-tokyo.jpg)