Breaking News:

Berita Semarang

Dua Terdakwa Anggota Ormas di Semarang Akui Pukul Rio Warga Jalan Suhada Barat

Sidang kasus pengeroyokan oleh 11 orang anggota sebuah ormas terhadap Rio Saputra kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Semarang

Penulis: m zaenal arifin | Editor: abduh imanulhaq
GOOGLE
Ilustrasi pemukulan 

"Saya juga memukul sekali. Saya akui ikut melakukan pemukulan," katanya.

Keterangan terdakwa Eko Riyadi, dia hanya melakukan pelemparan yang mengenai rumah korban.

Tindakannya itu mengakibatkan kerusakan.

"Saya tidak ikut memukul tapi saya berusaha memisah atau melerai. Hanya memang saya melempar rumah korban menggunakan benda. Saya merasa bersalah atas kejadian itu," kata Eko.

Keterangan tersebut didukung oleh penasehat hukum ketiga terdakwa, Achmad Teguh Wahyudin.

Ia menyatakan, dua terdakwa mengakui melakukan pemukulan satu kali menggunakan tangan kosong dan mengenai badan korban.

Kemudian, terdakwa Eko Riyadi tidak melakukan pemukulan terhadap korban.

Hanya memang ikut terlibat melakukan perusakan pada rumah korban.

"Ya dua terdakwa mengakui melakukan pemukulan satu kali dan satu terdakwa yaitu Eko tidak memukul. Dia justru ingin melerai," ucapnya.

Kasus pengeroyokan yang dilakukan anggota ormas ini terjadi pada 25 April 2020 sekitar pukul 21.30 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved