Rilis Uji Coba Bom Tsar Rusia Tunjukkan Ledakan 3 Ribu Kali Lebih Dahsyat dari Bom Atom
Uji coba itu menyebabkan ledakan berkekuatan 50 juta ton, atau 3.333 kali lebih dahsyat dari bom atom yang dijatuhkan Sekutu ke Hiroshima, Jepang.
TRIBUNJATENG.COM, MOSKOW - Rusia dilaporkan merilis rekaman rahasia, berisi uji coba Bom Tsar yang merupakan ledakan nuklir terbesar dunia, di Laut Barent pada 1961.
Foto maupun video negara yang kala itu masih bernama Uni Soviet menunjukkan ledakan yang disebabkan 50 megaton bom termonuklir, atau bom hidrogen.
Uji coba itu menyebabkan ledakan berkekuatan 50 juta ton, atau 3.333 kali lebih dahsyat dari bom atom yang dijatuhkan Sekutu ke Hiroshima, Jepang.
Dilansir Daily Mail, Rabu (26/8), kamera pun diposisikan beberapa ratus kilometer dari lokasi, dan diatur untuk kondisi pencahayaan rendah.
Dalam rekaman uji coba Bom Tsar itu, tampak bola api sempat terbentuk selama sekitar 40 detik sebelum kemudian berubah menjadi awan berbentuk jamur.
Rekaman lain yang diambil dari pesawat memperlihatkan awan itu sempat naik hingga ketinggian 213.000 kaki, atau enam kali lebih tinggi dari pesawat komersil.
Rekaman uji coba yang disimpan oleh Rusia selama hampir 60 tahun itu dirilis oleh badan nuklir mereka, Rosatom, dalam peringatan 75 tahun berdirinya organisasi mereka.
Bom Tsar atau Tsar Bomba, secara resmi bernama RDS-220, merupakan bom nuklir terbesar yang pernah dibuat, dan dikembangkan pada era Perang Dingin.
Mereka mengembangkan senjata pemusnah massal itu untuk mengimbangi AS, yang saat itu begitu getol menciptakan senjata termonuklir. (Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bom-tsar.jpg)