Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Trump Sudah Kerahkan 1.000 Tentara Atasi Kerusuhan di AS

Gelombang protes di Kota Kenosha, Wisconsin, terjadi selama berhari-hari, beberapa di antaranya berubah menjadi aksi kekerasan.

Editor: Vito
Brandon Bell/GETTY IMAGES AMERIKA UTARA/Getty Images via AFP
Pasukan Garda Nasional berjaga di dalam area berpagar yang mengelilingi beberapa gedung pemerintah di Kenosha, Wisconsin, Kamis (27/8/2020). 

TRIBUNJATENG, WISCONSIN - Gedung Putih (kantor Presiden AS) mengatakan telah membantu Negara Bagian Wisconsin, dengan mengerahkan sekira 1.000 tentara anggota Garda Nasional (National Guard), menyusul gelombang aksi demonstrasi yang mengguncang Kota Kenosha selama berhari-hari.

Juru Bicara Gedung Putih, Kayleigh McEnany, Rabu (26/8) waktu setempat, mengatakan, Departemen Kehakiman juga mengerahkan lebih dari 200 petugas penegak hukum ke kota itu.

Aksi yang terus meluas itu dipicu pengumuman Jaksa Agung Negara Bagian Wisconsin mengenai nama polisi penembak pria kulit hitam, Jacob Blake.

Jaksa Josh Kaul mengatakan, polisi bernama Rusten Sheskey menembak Blake sebanyak tujuh kali pada bagian punggung selagi korban membuka pintu mobil.

Jaksa Josh Kaul menyatakan, berdasarkan penyelidikan yang kini masih berlangsung, tiada polisi lain di lokasi peristiwa yang ikut melepaskan tembakan. Namun, semua polisi itu untuk sementara dibebastugaskan.

Insiden itu memicu gelombang protes di Kota Kenosha, Wisconsin, selama berhari-hari, beberapa di antaranya berubah menjadi aksi kekerasan. Blake sendiri masih dirawat di rumah sakit dalam keadaan sadar, tetapi pengacaranya khawatir kliennya perlu 'mukjizat' agar bisa berjalan lagi.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengirimkan aparat federal ke Kenosha. Dalam cuitannya, Trump menyebut aparat itu didatangkan untuk memerangi penjarahan, pembakaran, kekerasan, dan ketiadaan hukum di jalan-jalan Amerika

Sesaat setelah cuitan Trump muncul, Gubernur Wisconsin, Tony Evers, mengatakan telah memerintahkan 500 personel Garda Nasional untuk mendukung aparat keamanan di tengah kekhawatiran adanya aksi lanjutan. (Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved