Breaking News:

Berita Kudus

Sepi Job, Biduan Dangdut Turun ke Jalan 'Goyang' Kantor Bupati Kudus

Tak terkecuali biduan dangdut yang tidak bisa bekerja itu ikut menyanyi dan berjoget di alun-al‎un simpang tujuh Kudus

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tak bisa manggung, ratusan pekerja seni dangdut menggeruduk Kantor Bupati Kudus, Senin (31/8/2020)‎.

Tak terkecuali biduan dangdut yang tidak bisa bekerja itu ikut menyanyi dan berjoget di alun-al‎un simpang tujuh Kudus.

Satu di antaranya Intan Oktavia (17), warga Kudus, mengatakan, sejak sepi job tidak bisa berbuat apa-apa‎.

Adik Edo Kondologit Tewas di Sel, Ditembak hingga Diduga Dianiaya, Ini Rekaman CCTV Kejadian

Muncul Polemik Larangan Penggunaan Kata Anjay, Ini Tanggapan Pakar Bahasa Unnes Semarang

Promo Superindo Terbaru, Diskon Hari Kerja 31 Agustus 2020 - 3 September 2020

Kabar Gembira, Per 1 September 2020 Hendi Hapus Sanksi Administrasi Denda Pajak

Dia sempat terbantu perekonomiannya karena bekerja menjadi sales promotion girl (SPG) selama empat bulan terakhir.

"Sejak bulan Februari nggak bisa manggung, akhirnya saya empat bulan jadi SPG madu. Tapi sekarang sudah nggak lagi," ujar dia.

Menurutnya, bekerja sebagai biduan dangdut lebih menyenangkan karena hobinya adalah menyanyi.

Dalam sekali pentas, dia bisa mendapatkan honor sebesar Rp 350 ribu. Jumlah itu belum termasuk saweran yang bisa diperoleh penyanyi dangdut.

"Belum dihitung sawerannya ‎saja bisa sampai Rp 500 ribu sekali manggung," ujar dia.

Minimal dalam sebulan, dia bisa manggung sebanyak dua kali. Jika ramai job bisa lebih dari itu.

"Sebulan paling sedikit job itu dua kali sekarang sejak corona tidak ada sama sekali," jelas dia.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved