Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Apakah Gejala Happy Hypoxia Covid-19 Sudah Ada di Kabupaten Tegal? Ini Kata Kadinkes

Belum lama ini, publik dihebohkan dengan penemuan gejala baru dari virus Covid-19 yaitu bernama Happy Hypoxia.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, saat ditemui Tribunjateng.com, Senin (31/8/2020) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Belum lama ini, publik dihebohkan dengan penemuan gejala baru dari virus Covid-19 yaitu bernama Happy Hypoxia.

Adapun gejala tersebut tanpa demam, batuk, flu, atau gejala umum layaknya pasien Covid-19 lainnya.

Saat Tribunjateng.com mencoba meminta tanggapan dari Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, terkait gejala Happy Hypoxia tersebut.

Ia menjelaskan gejala ini muncul karena mengalami pengurangan saturasi oksigen tetapi tanpa ada gejala seperti batuk, sesak nafas, dan lainnya.

Jadi virus ini dimungkinkan merusak sistem penyerapan di dalam paru-paru. Sehingga si "orang" ini sebetulnya kekurangan O2 (oksigen).

Tapi karena tidak ada penutupan saluran pernapasan atau tidak ada pengumpulan dahak, jadi tidak ada gejala batuk atau sesak nafas.

Makanya dalam hal ini, Hendadi menyebut, semakin kesini semakin aneh penyakitnya.

"Untuk di Kabupaten Tegal sendiri sampai saat ini, alhamdulillah belum ada atau belum ditemukan pasien Covid-19 yang memiliki gejala Happy Hypoxia.

Semuanya yang meninggal karena ada komorbit dan memang sakit terlebih dahulu," ungkap Hendadi, pada Tribunjateng.com, Senin (31/8/2020) kemarin.

Maka dari itu, Hendadi mengingatkan dan berpesan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Tegal, untuk menerapkan protokol kesehatan sebaik mungkin.

Seperti mengenakan masker ketika keluar rumah, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak satu sama lain.

Jika tidak terlalu penting atau mendesak, diusahakan untuk tidak kemana-mana terlebih dahulu.

Apalagi yang harus mengenakan transportasi umum, seperti pesawat, kereta, dan lain-lain.

"Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal masih terus meningkat, terakhir ada 88 kasus yang tercatat.

Sehingga saya harap masyarakat masih terus menerapkan protokol kesehatan, demi kebaikan bersama tentunya," tegas Hendadi. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved