Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Festival Oyek Digelar di Lumbir, Sarana Kenalkan Makanan Tradisional Banyumas

Makanan tradisional hasil olahan para UMKM dipamerkan dalam 'Festival Oyek', yaitu festival makanan tradisional berbahan dasar singkong.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas dan istri beserta Kapolresta saat mengunjungi festival oyek di Desa Lumbir, Kecamatan Lumbir, Banyumas pada Rabu (2/9/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Makanan tradisional hasil olahan para UMKM dipamerkan dalam 'Festival Oyek', yaitu festival makanan tradisional berbahan dasar singkong.

Festival ini digelar oleh Pemerintah Desa Lumbir untuk mendorong usaha kecil menengah (UKM) di Desa Lumbir agar bangkit di tengah pandemi covid-19.

Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (2/9/2020) di lapangan Desa Lumbir, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.

Oyek adalah bahan dasar nasi yang terbuat dari ketela pohon atau singkong.

Bentuk oyek adalah butiran bulat sebesar kacang ijo yang berwarna coklat kekuning-kuningan.

Dari bahan dasar Oyek tersebut dapat diolah menjadi berbagai makanan yang menarik dan unik dengan berbagai bentuk dan rasa.

Kepala Desa Lumbir Suwarjo mengatakan festival olahan makanan tradisional dengan bahan dasar ketela ini diikuti 25 pelaku UKM.

Tujuannya adalah untuk memasyarakatkan kembali makanan tradisional berbahan dasar ketela atau oyek, agar kembali digemari dan  kembali bisa dijajakan di pasar tradisional.

Bahkan diharapkan bisa masuk rumah makan kelas menengah ke atas sebagai klangenan.

"Pada festival ini penilaian didasarkan pada kreasi cara penyajian keunikan bentuk makanan, serta rasa," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (2/9/2020).

Kasi Kesejahteraan Masyarakat Pemda Banyumas, Lilis Nur Hayati mengatakan mengingat masih masa Pandemi peserta festival dibatasi.

Meski peserta terbatas, para peserta dapat menyuguhkan berbagai kreasi makanan yang cukup menarik.

"Hasil kreasi olahan berbahan dasar oyek antara lain wajik oyek, ampyang oyek, opak oyek dan nasi goreng oyek, juga aneka snack berbahan baku singkong, seperti puding, pastel, mendoan dari tepung oyek dan nasi oyek," jelasnya.

Jenis dan bentuk makanan yang dipamerkan, menjadi lebih menarik karena bentuk dan warna makanan yang menarik dan rasa juga sangat enak karena menggunakan bumbu alami non kimia.

Festival makanan olahan ini para pelaku ukm akan menimbulkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan aneka makanan berbahan lokal seperti ketela serta tidak menggunakan bahan berbahaya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved