Berita Semarang

Mbah Hasyim Berdarah-darah Dipukuli Pria Mabuk di Semarang, Anak: Pusing Tujuh Keliling Soal Biaya

Mbah Hasyim yang menjadi korban penganiyaan di Jalan Pemuda Kota Semarang kini kondisinya masih memprihatinkan.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Korban penganiayaan di Jalan Pemuda Semarang, Rabu (2/9/2020) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kondisi Mbah Hasyim cukup mengenaskan.

Mbah Hasyim yang menjadi korban penganiyaan di Jalan Pemuda Kota Semarang.

"Bapak saya saat ini masih dirawat intensif di IGD RSUP Kariadi, mata beliau belum bisa dibuka karena wajah masih lebam akibat pukulan pelaku," terang anak korban, Agus Mulyono kepada Tribunjateng.com, Kamis (3/8/2020) sore.

Viral Bocah Albino di Wonogiri Putri Kembar Kelahiran Rangkasbitung Banten Sering Diajak Selfie

Bocah Kembar Albino Wonogiri Nadya dan Nadira Viral Bikin Gemes: Pas Lahir Rambutnya Putih

Rano Karno Ungkap Joroknya Lydia Kandou: Nih Perempuan Paling Koboi

Inilah Sosok Pemuda Mabuk yang Pukuli Mbah Hasyim Hingga Berdarah-darah di Jalan Pemuda Semarang

Kondisi Mbah Hasyim di IGD RSUP Kariadi Semarang, Kamis (3/9/2020) sore.
Kondisi Mbah Hasyim di IGD RSUP Kariadi Semarang, Kamis (3/9/2020) sore. (TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO)

Agus melanjutkan, Bapaknya masih dapat mendengar sehingga bisa diajak komunikasi meski hanya bisa berkata lirih dan terbata-bata.

"Akibat luka itu tulang hidung patah, bawah kelopak mata retak teruama di bagian kelopak mata kiri, kini sedang menunggu operasi," terangnya.

Agus menyebut, keluarganya kini memang tengah dalam kesulitan.

Pasalnya Mbah Hasyim menjadi korban penganiayaan sehingga biaya rumah sakit tidak dapat menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

Untuk biaya operasi pihaknya juga tidak bisa memastikan lantaran belum bertemu dokter bedah.

"Pusing tujuh keliling, bagaimana harus menanggung biaya rumah sakit Bapak," ujarnya.

Kendati Agus belum mengetahui jumlah pasti biaya rumah sakit bapaknya, tetapi melihat kondisi luka yang dialami tentu akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Padahal di tengah Pandemi virus Corona ini, semua serba dalam kondisi sulit.

"Ya kami berusaha dulu, semoga ada jalan," jelasnya.

Agus membeberkan, bapaknya memang tinggal sebatang kara di 
tanah kosong sisi selatan traffic light Jalan Pemuda atau tepatnya di sebelah barat Bank Victoria.

Mbah Hasyim tinggal di tempat itu bukan tanpa alasan yakni tak ingin merepotkan anak-anaknya.

Pasalnya, ia dan istrinya telah bercerai.

"Jadi Bapak tinggal sendirian di tempat itu, sejak 2013.

Kalau ada waktu kami menengok," katanya. (Iwn).

Nasib Tak Jelas Bupati Kendal Mirna Annisa di Pilkada, Puluhan Relawan Petahana Nyatakan Sikap

Terjawab Teka-teki Pendamping Petahana Bupati Rembang Abdul Hafidz: Anak Almarhum KH Cholil Bisri

HOAKS Pawai Tim Hendi dari Tugu Muda Semarang ke Tempat Pendaftaran Calon di Patra

Menteri Tito Karnavian Larang Konvoi dan Arakan Massa Saat Pendaftaran Bakal Paslon Pilkada

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved