Bikin Penasaran, Begini Indahnya Danau Terpus di Pegunungan Kendeng Pati
Bikin Penasaran, Begini Indahnya Danau Terpus di Pegunungan Kendeng Pati, yang dikelilingi hutan jati dan perbukitan asri
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Ternyata di Kabupaten Pati terdapat banyak potensi objek wisata alam yang layak dikunjungi. Satu di antaranya adalah Dam atau Bendungan Terpus. Dam yang berada di Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati ini biasa orang menyebutnya Danau Terpus.
Danau Terpus berada di pegunungan Kendeng Utara, masih asri dan alami pemandangannya. Di sekelilingnya terdapat perbukitan dan jalan menuju lokasi tersebut di kiri dan kanan terdapat hutan jati.
Objek wisata alam tersebut dikelola oleh karang taruna Bina Mandiri di Desa Beketel. Wahyudi (36) seorang pengelola menerangkan, awalnya danau tersebut hanya untuk irigasi pengairan sawah dan airnya digunakan kehidupan sehari-hari.

Seiring berjalannya waktu, tempat tersebut diperbaiki untuk dijadikan tempat wisata sehingga bisa menarik para pengunjung. Tujuannya, selain menarik wisatawan juga menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan.
"Kami dari Karang Taruna Betekel ingin memajukan daerah sini dengan mengelola Danau Terpus menjadi objek wisata," kata Wahyudi, 30 Agustus 2020 kemarin.
Kawasan danau ini seluas kira-kira 3 hektare. Baru dibuka dua bulan lalu, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Warga yang mengunjungi Danau Terpus masih dibatasi. Biasanya dulu diadakan lomba mancing bersama seminggu sekali. Ada wisata air misalnya bebek kayuh, sepeda air dan lain-lain. Untuk masuki wahana tersebut cukup bayar Rp 15.000 sudah sepuasnya.

Di tepi Danau Terpus juga ada pasar tradisional yang digelar sebulan sekali. Tersedia jajanan tradisional dan hasil bumi setempat. Ada getuk singkong dan lain-lain. Bukit indah dan pepohonan yang rimbun di dekat danau menjadi pilihan favorit pengunjung untuk berfoto. Di sana terdapat spot foto yang menarik seperti jembatan cinta, ayunan pohon, dermaga cinta, dan gazebo.
Destinasi wisata ini dibuka mulai pukul 08.00 sampai 16.00. Terdapat fasilitas kamar mandi, warung, mushala dan tempat duduk untuk bersantai. Untuk masuk ke wisata alam tersebut tidak dipungut biaya. Hanya membayar parkir Rp 2.000. Hal tersebut karena masih tahap pengembangan dan permulaan wisata sebagai daya tarik pengunjung.
Wahyudi katakan, Dam Terpus tidak mengalami surut meskipun kemarau panjang. Maka dari itu, tempat tersebut cukup menarik jika dikembangakan. Penjaga warung, Rian (30), mengaku ikut berpartisipasi sejak wisata itu dibuka. “Tentunya sangat membantu ekonomi warga dengan adanya wisata ini.
Untuk menuju ke Danau Terpus bisa ditempuh dari Pati kota sekitar 40 menit naik sepeda motor. Jika telah sampai di obyek wisata Lorotan Semar Desa Ngalingan, tinggal ke atas sedikit menuju desa Beketel. Wahyudi berharap, wisata tersebut dapat berkembang dengan baik sekaligus bisa memberdayakan warga sekitar. (Mahasiswa UIN Magang Jurnalistik Tribunjateng.com/Naghma Rangella L, Faricha Azizah)