Prakiraan Cuaca
Suhu Capai 35 Derajat Celcius, Begini Prakiraan Cuaca Kota Semarang Sabtu 12 September 2020
Ia juga menjelaskan mengapa saat mendung atau langit berawan tebal suhu udara justru terasa lebih hangat
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah
Dengan begitu udara menjadi terasa lebih dingin dibanding musim sebelumnya.
“Pelepasan energi matahari yang terserap oleh bumi pada malam hingga dini harinya tidak terhalangi awan, itulah kenapa udara menjadi dingin,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan mengapa saat mendung atau langit berawan tebal suhu udara justru terasa lebih hangat.
“Energi matahari saat dilepaskan bumi ada yang terhalangi awan kemudian ada yang memantul kembali ke bawah.
Efek saling memantul itu yang bikin udara lebih panas dan gerah.
Energi matahari ketika melewati sesuatu sebenarnya ada yang diserap dan ada yang dipantulkan kembali,” pungkasnya.
Bagi Anda yang akan beraktivitas di wilayah Jateng, harap gunakan peralatan yang sesuai dengan cuaca yang diprakirakan di atas.
Seluruh informasi prakiraan cuaca ini berdasarkan data dari sumber resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). (tribunjateng/rez)
Foto: Ilustrasi- Suasana kawasan Mijen, Kota Semarang pagi hari. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/suasana-kawasanrang-pagi-hari.jpg)