Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pembunuhan dan Mutilasi Rinaldi

Ini Pesan Terakhir Korban Mutilasi sebelum Akhirnya Dilaporkan Hilang

Keluarga Rinaldi menceritakan, sebelum tewas sang ibu bernama Sulistyani sempat berkomunikasi dengan putranya Rabu(9/9) siang

Tayang:
Editor: rustam aji
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diperlihatkan saat konferensi pers pengungkapan mutilasi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Rinaldi Harley Wismanu yang ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta, dengan motif ingin menguasai harta korban. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA  -  Sepasang suami istri menjadi tersangka kasus pembunuhan dengan mutilasi seorang Human Resource and General Affair Manager di sebuah perusahaan konstruksi, Rinaldi Harley Wismanu.

Rinaldi dihabisi nyawanya di sebuah apartemen di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Keluarga Rinaldi menceritakan, sebelum tewas sang ibu bernama Sulistyani sempat berkomunikasi dengan putranya pada Rabu (9/9) siang.

Saat itu, Rinaldi memiliki keinginan agar ibu dan bapaknya segera berangkat umrah.

Ternyata Ini Motif Pasutri Membunuh dan Memutilasi Rinaldi

Teror Orang Misterius Lempar Batu ke Truk Jalur Mangkang Semarang

Wajah Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Rinaldi

Sudah Ada Klaster Keluarga, Dinkes Semarang Ingatkan Soal Modus Piknik Tipis-Tipis

Tak disangka,  obrolan tersebut justru menjadi obrolan terakhir Rinaldi dengan keluarga karena Rabu malamnya pihak keluarga sudah tidak dapat menghubungi Rinaldi. 

"Terakhir itu hari Rabu masih komunikasi.

Om Rinaldi bilang, pokoknya ibu harus segera umrah biar saya yang biayai.

Sudah ya bu, Har pergi meeting dulu," kata keponakan Rinaldi, bernama Aden Putera Ichlasul Amal di rumah duka, Jalan Nologaten, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman, Kamis (17/9).

Usai percakapan tersebut, pihak keluarga mulai putus komunikasi.

Semua keluarga besar pun merasa khawatir.

"Karena om Rinaldi ini anak pertama.

Baik sekali kepada adik-adiknya dan keponakan.

Kalau keponakan paling dekat dengan saya.

Ya, kami mulai khawatir semenjak itu kok handphonenya tidak bisa dihubungi," katanya.

Selang tiga hari, tepatnya pada Sabtu (12/9) pihak keluarga mendapat kabar Rinaldi dinyatakan hilang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved