Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kombes Auliansyah Perintahkan Buron Pembobolan ATM Gombel Segera Menyerahkan Diri

Aksi pengganjalan anjungan tunai mandiri (ATM) yang terjadi beberapa waktu lalu di SPBU Gombel Kota Semarang telah diungkap oleh Satreskrim Polrestabe

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Dua pelaku pengganjal ATM saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Kamis (17/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Aksi pengganjalan anjungan tunai mandiri (ATM) yang terjadi beberapa waktu lalu di SPBU Gombel Kota Semarang telah diungkap oleh Satreskrim Polrestabes Semarang.

Dari empat pelaku, dua di antaranya sudah ditangkap.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni Akhmad Heprizal (39) dan Eka Suherman (41).

BREAKING NEWS: BBPOM Gerebek Rumah di Kuala Mas Semarang, Ditemukan 769.595 Obat Pelangsing Ilegal

Brigjend TNI Susilo Lulusan SMAN 1 Lasem Rembang Ini Kini Jadi Pejabat di Kostrad

Suami Merantau, Tante Cantik Terpikat Berondong hingga Hamil, Janin Dikubur di Kebun Mete

Kenalan di Facebook Lalu Ajak Korban ke Hotel di Baturraden, Nasib Gun Berakhir di Tangan Polisi

Keduanya juga terpaksa ditembak kakinya lantaran berusaha melawan.

“Masih ada dua pelaku yang DPO (daftar pencarian orang) yang masih kami buru.

Atau, segeralah menyerahkan diri,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis didampingi Kasatreskrim AKBP Benny Setyowadi dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (17/9/2020).

Di antara barang bukti yang diamankan dalam kasus ini yakni uang tunai sekitar Rp 23 juta, sejumlah sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi, kemudian obeng, linggis, besi pencongkel, termasuk lem.

“Dari (hasil mengganjal ATM) Rp 100 juta, masih tersisa Rp 23 juta.

Lainnya sudah mereka gunakan.

Mereka bagi-bagi,” ujar Aulianysah.

Dari pengakuan pelaku, Eka Suherman, dia sudah beraksi dua kali di Kota Semarang.

Selain di ATM Gombel, yakni di kawasan Banyumanik.

“Cuma dua tempat (Banyumanik dan Gombel), selain Semarang belum ada.

Baru jalan ke arah sini,” ujar Eka.

Eka juga mengaku, komplotannya menyasar secara acak calon korbannya yang akan digasak uang tabungannya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved