Breaking News:

DPRD Kabupaten Pekalongan

Pendapatan Daerah Kabupaten Pekalongan pada Perubahan APBD 2020 Turun 8,61%

Pendapatan daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp 2.119.381.593.852 atau berkurang sebesar Rp 199.607.239.018

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pendapatan daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp 2.119.381.593.852, berkurang Rp 199.607.239.018 atau turun 8,61%.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti saat membacakan sambutan Bupati Pekalongan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten dalam rangka persetujuan bersama Raperda tentang perubahan APBD Kabupaten Pekalongan di ruang paripurna DPRD setempat, Senin (14/9/2020) malam.

Arini menyampaikan, pendapatan asli daerah turun sebesar Rp 90.114.582.240 atau 19,30 % dari penetapan APBD tahun anggaran 2020.

Kemudian, untuk dana perimbangan mengalami penurunan sebesar Rp 121.302.571.550 atau 9,01% dari penetapan APBD tahun anggaran 2020, menyesuaikan pagu alokasi.

Yakni dalam peraturan Presiden nomor 72 tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan rincian anggaran pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2020.

"Untuk pendapatan lain-lain yang sah naik Rp 11.809.914.772 atau 2,34% dari penetapan APBD tahun anggaran 2020. Jenis pendapatan pada pos ini yang mengalami kenaikan adalah dari pendapatan hibah," ucapnya.

Sedangkan untuk belanja daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp 2.274.238.188.795 atau berkurang Rp 172.417.953.506 (7,05 %), dari penetapan APBD tahun anggaran 2020.

"Sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp 154.856.594.943 yang akan dipenuhi melalui pembiayaan netto," imbuhnya.

Selanjutnya untuk penerimaan pembiayaan pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp 159.856.594.943 yang merupakan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2019 hasil audit BPK RI.

"Lalu untuk pengeluaran pembiayaan pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp 5.000.000.000 untuk penyertaan modal pada PDAM Tirta Kajen melalui pembiayaan reimburs hibah dari pemerintah pusat," tandasnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved