Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Beruangkali Gagal, Kain Ecoprint Buatan Sugiharti Kini Hasilkan Omset Puluhan Juta

Rasa penasaran itu timbul dari benak Sugiharti (43) manakala seorang teman memintanya mencarikan kain jenis ecoprint

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Pengusaha Ecoprint asal Purwokerto, Sugiharti saat menunjukan proses pembuatan kain ecoprint, pada Jumat (25/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Rasa penasaran itu timbul dari benak Sugiharti (43) manakala seorang teman memintanya mencarikan kain jenis ecoprint.

Dia yang kesehariannya seorang tukang jahit biasa, mulai mempelajari apa itu ecoprint dan bagaimana cara membuatnya.

Tak ada yang mengajarinya secara langsung, semua dimulai secara otodidak.

Ia praktikan sendiri teknik-teknik pembuatan kain ecoprint.

Hasilnya jelas belum memuaskan, dimana dia harus gagal berulang kali sampai dapat menghasilkan kain ecoprint yang bagus dan berkualitas.

"Saya belajar melalui kelas online, dan mempraktikkan teknik basic guna menghasilkan ecoprint kualitas standar hingga kualitas medium," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (25/9/2020).

Ia bercerita jika awal mula merintis usaha itu sejak 2018 atau sudah hampir dua tahun ini.

Kain ecoprint pertama yang dibuat, dia jadikan bajunya sendiri.

Kemudian baju itu dia posting di media sosial dan ternyata banyak yang berminat dengan hasil karya Sugiharti itu.

Di rumahnya di Kelurahan Bantarsoka RT 5, RW 1, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Sugiharti mulai serius menekuni bisnis ecoprint.

Ecoprint adalah teknik pewarnaan alam dengan memanfaatkan getah daun-daunan untuk mencetak motif dari daun itu sendiri.

Ada berbagai jenis daun-daunan yang dapat digunakan seperti jenis daun lanang yang dapat menghasilkan berbagai jenis warna seperti kuning, oranye, hijau hingga coklat.

Menurut Sugiharti beragam warna itu dapat dihasilkan tergantung bagaimana teknik dan treatment-nya.

Kemudian ada pula daun Jarak Wulung yang dapat menghasilkan warna hijau, hingga rerumputan juga dapat di aplikasikan.

Tahapan pertama yang dilakukan dalam pembuatan kain ecoprint adalah dengan mencuci terlebih dahulu kain sutra.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved