Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Klaster Baru, Kadinkes Kota Semarang Minta Warga Tak Datang Takziah Jika Tetangga Belum Ditracing

Berkunjung ke rumah duka atau takziah menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Kota Semarang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota S

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam 

Selain klaster takziah, lanjut Hakam, klaster keluarga masih dominan terjadi penularan.

Satu di antaranya di wilayah Pedurungan.

"Pedurungan masuk di wilayah kerja Tlogosari Kulon.

Sejauh ini klaster keluarga masih dominan," ucapnya.

Sementara, pasien dari klaster rumah makan yang terjadi beberapa waktu lalu di Kelurahan Krobokan Semarang Barat, kata Hakam, sudah mulai sembuh.

Ada 22 orang yang terkonfirmasi positif dari klaster tersebut.

Dari 22 orang tersebut, 16 diantaranya telah terkonversi negatif atau telah dinyatakan sembuh.

"Masih ada 6 yang positif.

Saya lihat tadi di rumah dinas kondisinya bagus, oke," ujarnya.

Terkait dengan kasus Covid-19 di Pengadilan Negeri Semarang, Hakam menjelaskan petugas Dinkes baru saja melakukan swab Kamis lalu.

Saat ini hasilnya belum diketahui.

Menanggapi adanya lima orang yang dikabarkan positif dari Pengadilan Negeri Semarang, dia belum dapat memberikan keterangan.

"Saya tidak tahu.

Baru swab kemarin hasil belum keluar," tegasnya.

Menurut Hakam, Pengadilan Negeri Semarang telah menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved