Breaking News:

FOCUS

Tidak Ndableg, Bukan (Orang) Indonesia  

Sependapat atau tidak, pada kenyataannya, ndableg seakan sudah menjadi ciri khas sifat serta sikap sebagian besar orang Indonesia.

Tidak Ndableg, Bukan (Orang) Indonesia   
TRIBUN JATENG
Focus Tribun Jateng Senin 28/09/2020

Penulis: Deni Setiawan, wartawan Tribun Jateng

TRIBUNJATENG,COM, SEMARANG - Sependapat atau tidak, pada kenyataannya, ndableg seakan sudah menjadi ciri khas sifat serta sikap sebagian besar orang Indonesia.

Disadari atau tidak juga, dalam berbagai studi kasus keseharian, cenderung senantiasa muncul sikap-sikap tersebut, di berbagai bentuk implementasinya.

Ditinjau dari beberapa sumber, termasuk KBBI, ndableg yang berasal dari bahasa Jawa itu diartikan tidak memerhatikan orang yang menyuruh atau menasihati, sesuka hati tanpa memperdulikan yang lain.

Nyaris serupa dengan ngeyel yang diartikan tidak mau mengalah, susah diatur, atau ingin menang sendiri.

Kiranya tak perlu jauh-jauh, terhadap aturan protokol kesehatan di masa pandemi seperti saat ini, misalnya, apakah kita ndableg atau ngeyel?

Tak sulit untuk temukan siapa yang melanggar aturan --bukan imbauan lagi-- itu, termasuk di saat petugas menjalankan operasi yustisi atau razia masker.

Di setiap operasi, masih saja ada yang kedapatan tidak memakai masker dengan berbagai macam dalih. Sangat tidak tepat pula bila beralasan tidak tahu.

Sebab, tak bosannya pemerintah melalui berbagai cara dalam menyosialisasikannya. Ketika enggan disanksi, jurus ndableg atau ngeyel dikeluarkan.

Bahkan, operasi yustisi itu kini seolah terstigma mirip operasi kelengkapan berkendara yang biasa dilaksanakan pihak kepolisian.

Halaman
12
Penulis: deni setiawan
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved