Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Anggota DPRD Kota Semarang Meninggal Dunia karena Covid-19, Sempat Dirawat di Dua Rumah Sakit

Almarhum sempat dirawat di RSUD Wongsonegoro, kemudian dirujuk ke RSUP Dr Kariadi

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Istimewa
Ilustrasi. Foto: Nampak tim Satgas Covid-19 Kabupaten Wonogiri memakamkan jenazah pemudik berinisial S, warga Jatisrono yang meninggal positif corona.(KOMPAS.COM/Dokumentasi Pemkab Wonogiri) 

Anggota DPRD Kota Semarang Meninggal karena Covid, Ini Hasil Tracing Dinkes & Kesaksian Ketua Fraksi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota DPRD Kota Semarang, Wisnu Pudjonggo meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Almarhum meninggal pada Selasa (29/9/2020) pukul 19.15.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, Wisnu Pudjonggo sudah lama terpapar Covid-19.

Almarhum sempat dirawat di RSUD Wongsonegoro, kemudian dirujuk ke RSUP Dr Kariadi.

Ternyata Ada 8 Jenderal yang Akan Diculik G30S/PKI, Brigjen Ahmad Soekendro Lolos di Detik Terakhir

Viral Puskesmas Kawunganten Cilacap Terlambat Tangani Bayi, Kadinkes: Masih Investigasi

Warga Tolak Kandang Ayam di Desa Panjang, Pemilik Ngotot Minta Ganti Rugi 500 Juta

BREAKING NEWS. Pegawai Kemkumham Jateng Meninggal di Rumah Dinas, Baru 2 Minggu Tugas di Semarang

"Seluruh kontak erat sudah kami lakukan tracing dan tracking. Beliau kejadiannya sudah hampir satu bulanan.

Jadi, tracing dan tracking sudah selesai," ucap Hakam, Rabu (30/9/2020).

Hakam melanjutkan, petugas Dinkes telah melakukan tracking atau penelusuran di lingkungan kantor DPRD Kota Semarang dan di rumah.

Dari hasil tracking, pihaknya tidak menemukan kasus positif di lingkungan kantor, sementara dua kontak erat di rumah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari kantor alhamdulillah tidak ada.

Dari rumah ada dua kontak erat (positif). Kondisinya alhamdulillah perbaikan.

Karena sekarang baru suasana duka pasti agak drop," jelas Hakam.

Hakam tidak mengetahui apakah almarhum memiliki penyakit penyerta.

Namun, banyak kasus di Kota Semarang, pasien yang meninggal dunia memiliki penyakit comorbid atau penyakit penyerta.

"Sepertinya demikian. Lebih detail silakan tanya ke RSWN dan Kariadi," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved