Heboh Video Heboh Air Laut Surut di Benteng Portugis Jepara, Ini Faktanya
Viral video air laut pantai Benteng Portugis Jepara terlihat surut. Kabar tersebut menghebohkan media sosial.
Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Viral video air laut pantai Benteng Portugis Jepara terlihat surut. Kabar tersebut menghebohkan media sosial.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara mengimbau masyarakat tidak perlu panik terhadap sebuah video viral yang menyebutkan air surut di Benteng Portugis.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar), Kusmiyanto mengatakan, video yang beredar itu merupakan kondisi air laut sedang surut.
Berdasarkan informasi masyarakat sekitar, air surut bisa lebih jauh dari daratan saat musim kemarau.
• Jadwal Liga Italia Malam Ini: Ada 3 Laga Libatkan Inter Milan, Atalanta, Lazio
• Usia Bertambah Tapi Gairah Seks Wanita Menurun, Ini Cara Meningkatkannya
• Suyatno Preman Kampung yang Dikenal Sakti Itu Akhirnya Tewas Dikeroyok, Warga Kini Lega
• Gembong Narkoba Kabur dari Lapas Tangerang, Gali Lubang 8 Bulan Dalam Sel dengan Sekop
"Informasi masyarakat sekitar memang saat musim kemarau di sana air surut yang terjadi lebih jauh dari biasanya," kata dia.
Namun dia memastikan, air surut yang terjadi sampai ke Pulau Mandalika adalah berita bohong atau hoaks.
"Nggak benar sampai Pulau Mandalika, karena sampai sana itu airnya sudah dalam," jelas dia.
Dia juga sudah menerjunkan relawan untuk mengecek lokasi dan tidak menemukan kejadian pada hari Selasa (29/9/2020) kemarin.
Hasilnya tidak ada kejadian seperti dalam video, sehingga diduga gambar bergerak itu diambil tidak dalam waktu yang sama.
"Entah itu video direkam kapan, yang jelas tidak dalam waktu yang sama. Karena setelah dicek teman tidak terjadi apa-apa," ujar dia.
Warga masyarakat diimbau tidak perlu panik, karena pihaknya sudah mengknfirmasi kejadian itu ke Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tidak ada potensi bencana tsunami.
Hal itu terpantau dari alat sensor gempa yang dipasang di Pulau Mandalika untuk mendeteksi potensi tsunami.
"Ada alat yang terpasang di Pulau Mandalika menunjukkan tidak ada gempa yang berpotensi tsunami. Sehingga masyarakat tidak perlu panik," ujar dia. (raf)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :