Berita Temanggung

Klaster Baru Corona di Temanggung, 10 Orang Positif Covid setelah Piknik ke Banjarnegara 1 Meninggal

Setelah Corona menyebar melalui klaster kondangan, terdapat klaster baru yakni klaster piknik atau berwisata ke luar daerah

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: muslimah

Klaster Baru Corona di Temanggung, 10 Orang Positif Covid setelah Piknik ke Banjarnegara 1 Meninggal

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung kini semakin meluas.

Setelah Corona menyebar melalui klaster kondangan, terdapat klaster baru yakni klaster piknik atau berwisata ke luar daerah.

Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq mengatakan, sebelumnya terdapat rombongan warga Parakan piknik ke tempat wisata air di daerah Banjarnegara.

10 Guru di Kota Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Angka Perceraian di Kota Semarang Naik, Sebagian Besar Penyebabnya karena 2 Hal Ini

Miami Heat Kalahkan LA Lakers, Jimmy Butler Cetak Sejarah di NBA Samai Rekor LeBron James

Terekam CCTV, Cara Komplotan Pencuri Sepeda Beraksi di Juwana Pati

Selepas dari berwisata, satu orang di antara rombongan sakit dan meninggal.

"Pulang dari piknik, satu orang sakit dan meninggal.

Setelah dilakukan tes swab, hasilnya positif," terangnya saat ditemui di kantor, Senin (5/10/2020).

Khadziq melanjutkan, Tim gugus tugas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Temanggung melakukan tes swab kepada semua orang yang ikut dalam rombongan tersebut.

Hasilnya ditemukan 9 orang terkonfirmasi positif Corona.

Dari total pasien Corona klaster baru ini, dibawa ke Balai Latihan Kerja (BLK) Temanggung untuk dilakukan isolasi.

Pihaknya meminta agar masyarakat Kabupaten Temanggung bisa menahan diri untuk tidak bepergian ke luar daerah jika tidak terlalu dibutuhkan.

Akan tetapi, ketika diharuskan bepergian dengan tujuan ekonomi, kesehatan, maupun keperluan keluarga dan pekerjaan yang mendesak, Khadziq berharap protokol kesehatan harus diterapkan.

Ia juga mengimbau agar warga Temanggung menahan diri untuk tidak berwisata sementara waktu.

"Setiap ada yang positif, kita langsung tracing dan swab.

Hasil yang positif kita minta karantina di kabupaten. Kalau tidak bersedia, harus menyertakan surat pernyataan dari yang bersangkutan disertai surat dari kepala desa setempat dan jogo tonggo perihal kesediaannya untuk mengawasi yang bersangkutan selama isolasi mandiri," tegasnya.

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunjateng.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).  (Sam)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved