Hakam Perintahkan Petugas Puskesmas Sosialisasi Covid-19 Tiap Pagi
Forum Kesehatan Kelurahan dan Forum Kesehatan Kota (FKK) Semarang diminta turut serta melakukan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang meminta kader Forum Kesehatan Kelurahan dan Forum Kesehatan Kota (FKK) Semarang turut serta melakukan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, peran para kader sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait protokol kesehatan.
Menurutnya, apabila edukasi hanya dilakukan dinas dan puskesmas, tidak akan mampu menjangkau secara menyeluruh.
Karena itu, dia meminta kader untuk turut serta melakukan sosialisasi.
"Tadi ada kader yang bilang sudah sosialisasi dari corong musala dua hari sekali."
"Kalau bisa jangan dua hari sekali tapi satu hari sekali."
"Dari corong bisa tiga RW yang mendengarkan. Itu kan oke."
"Ada yang komunikasi melalui WA grup, entah grup RW atau RT," ujar Hakam usai acara penguatan kader di Gets Hotel, Selasa (6/10).
Hakam juga memerintahkan seluruh petugas puskesmas untuk melakukan sosialisasi dengan turun langsung ke masyarakat setiap pagi.
Selain edukasi, mereka diminta untuk mengamati berapa persen penerapan 3M di masyarakat yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
Dia juga meminta petugas puskesmas untuk kreatif dalam melakukan sosialisasi.
"Pagi harus ke TKP lihat protokol kesehatannya berapa persen."
"Nanti siang diproduksi entah buat video pendek atau flayer."
"Sore diupload di media sosial kecamatan, kelurahan, FKK, kader RT, atau RW supaya jadi bahan."
"Masyarakat kalau hanya di WA kadang-kadang bosen," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kamha.jpg)