Breaking News:

Berita Regional

Terkait Kasus Tewasnya Adik Ipar Edo Kondologit, 15 Polisi Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga Kurungan

Terkait kasus tersebut, sebanyak 15 personel Polres Sorong Kota telah menjalani sidang pelanggaran disiplin.

Kompas.com
Edo Kondologit saat menyampaikan aspirasi di polres Sorong kota(Maichel KOMPAS. com) 

TRIBUNJATENG.COM, SORONG - GKR meninggal akibat dianiaya oleh seorang tahanan berinisial AH di ruang tahanan Polres Sorong Kota pada tanggal 27 Agustus 2020 lalu.

Terkait kasus tersebut, sebanyak 15 personel Polres Sorong Kota telah menjalani sidang pelanggaran disiplin.

Sebelum GKR tewas di tahanan, adik ipar Edo Kondologit itu sempat diinterogasi polisi terkait kasus pencurian dan pemerkosaan seorang nenek berinisial OKH (70) di Pulau Doom, Kota Sorong, Papua Barat.

Gara-gara Ingin Ambil Bangkai Ular, 2 Pria Gunungpati Semarang Tewas di Dalam Sumur Sedalam 15 Meter

Sebagai Pengusaha Ini Kata Ruben Onsu Soal Omnibus Law UU Cipta Kerja

Tak Banyak yang Tahu, Seperti Ini Masa Lalu Nathalie Holscher Pacar Sule, hingga Dijuluki Ratu Amer

Doddy Ngamuk Hajar Bocah 8 Tahun Gara-gara Emosi Tak Terima Ayahnya Dimaki Dengan Kata Tak Pantas

Polda Papua Barat kemudian membentuk tim yang dipimpin oleh Direskrimum dan Kabid Propam Polda Papua Barat guna menyelidiki kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Adam Erwindi menuturkan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 35 orang yang berada di dalam sel maupun personel Polres Sorong Kota.

Sehingga ditemukan ada tiga kelompok permasalahan yakni mulai GKR ditangkap dan melakukan perlawanan hingga ada luka tembak, dan GKR dinyatakan meninggal setelah dianiaya di dalam ruang tahanan oleh seorang tahanan berinisial AH.

" Polisi telah menetapkan AH sebagai tersangka dalam kasus ini, karena terbukti melakukan penganiayaan terhadap GKR hingga meninggal dunia.

Korban sempat dirawat selama 10 menit ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal oleh dokter," ujar Adam, melalui WhatsApp, Kamis (8/10/2020).

Adam menyebutkan, ada lima personel Tahti Polres Sorong Kota yang tidak menjalankan tugas dengan benar, sebagai piket jaga tahanan sesuai prosedur yang berlaku di Polri.

Kelima personel sudah menjalankan sidang disiplin di Polda Papua Barat dan divonis menjalani hukuman kurungan hingga tunda pendidikan.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved