Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

WNI Janda Teroris Ditangkap di Filipina saat hendak Lakukan Bom Bunuh Diri

Seorang wanita Indonesia yang dicurigai merencanakan serangan bom bunuh diri di Filipina selatan berhasil digagalkan polisi dan ditangkap pada Sabtu (

Tayang:
Editor: m nur huda
GOOGLE
Ilustrasi bom 

TRIBUNJATENG.COM, MANILA - Seorang wanita Indonesia yang dicurigai merencanakan serangan bom bunuh diri di Filipina selatan berhasil digagalkan polisi dan ditangkap pada Sabtu (10/10/2020) subuh sebelum sempat beraksi.

Penangkapan itu terjadi kurang dari dua bulan sejak sepasang wanita pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di pulau Jolo, provinsi yang mayoritas dihuni Muslim Sulu.

Insiden itu menewaskan 15 orang dan melukai 74 lainnya, menurut pemberitaan kantor berita AFP.

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Mahasiswa Tewas Saat Demo Ricuh di DPRD Kota Bima

Jelang Mulainya Genjatan Senjata, Rudal Azerbaijan Hantam Ibu Kota Karabakh

Kawanan Monyet Alas Roban Turun Ke Jalan Pantura Batang, Warga Sebut Ada Pertanda Buruk

Usai Berunding 11 Jam, Azerbaijan-Armenia Sepakat Hentikan Perang, Segera Bertukar Jenazah & Tahanan

Pasukan keamanan Filipina mengarahkan telunjuk ke kelompok militan Abu Sayyaf, sebagai dalang di balik serangan 24 Agustus tersebut.

Kemudian, pada insiden terbaru kali ini, tersangka WNI diidentifikasi sebagai Rezky Fantasya Rullie dan merupakan janda milisi Indonesia yang tewas di Sulu pada Agustus, kata Satuan Tugas Gabungan untuk wilayah yang bergolak itu dalam sebuah pernyataan.

Dia juga diyakini sebagai putri dari dua pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 21 orang dalam serangan katedral Katolik di Jolo awal 2019.

Militer Filipina lalu menyita sebuah rompi yang dilengkapi bom pipa, bersama dengan komponen alat peledak rakitan lainnya dari rumah di Pulau Jolo, yang diyakini dimiliki seorang pemimpin Abu Sayyaf.

Rullie ditahan bersama dengan dua wanita lain yang menikah dengan anggota Abu Sayyaf.

Terdaftar oleh Amerika Serikat sebagai organisasi teroris, Abu Sayyaf adalah jaringan milisi yang dituding jadi pelaku serangan-serangan teror terburuk di Filipina, dan penculikan turis asing, serta misionaris Kristen.

Serangan bunuh diri dulunya sangat jarang di Filipina, tetapi sejak Juli 2018 setidaknya sudah ada lima insiden.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WNI Hendak Lakukan Bom Bunuh Diri Lagi di Filipina, Terkait dengan Abu Sayyaf"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved