Berita Karanganyar
Dimanjakan Hamparan Bunga Celosia di Desa Dawung Karanganyar, Cukup Bayar Rp 5.000
Agrowisata Kembang Desa di Desa Dawung Kecamatan Matesih menjadi ikon wisata baru di Kabupaten Karanganyar.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Agrowisata Kembang Desa di Desa Dawung Kecamatan Matesih menjadi ikon wisata baru di Kabupaten Karanganyar.
Di tempat itu pengunjung dapat wisata petik buah dan sayur sembari menikmati hamparan bunga celosia beragam warna.
Pengunjung dapat berswa foto atau sekedar berlibur bersama keluarga di Kembang Desa
Agrowisata itu dibangun di atas lahan kas desa dengan luas sekitar 6.500 meter persegi.
Lahan itu lantas disewa dan dikelola oleh BUMDes Mantep Desa Dawung.
Kembang Desa secara resmi dilaunching oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada Kamis (8/10/2020).
Untuk sampai ke Kembang Desa yang berada di Jalan Karanganyar-Matesih, pengunjung membutuhkan waktu sekitar 19 menit dari Alun-alun Karanganyar. Jaraknya sekitar 12 Km.
Kades Dawung, Suyadi mengatakan, dengan adanya Kembang Desa ini dapat menjadi ikon wisata baru di wilayah Kecamatan Matesih.
Selain itu juga dapat menampung para pelaku UMKM di wilayah sekitar.
"Agrowisata Kembang Desa ini yang dikembangkan tanaman hortikultura.
Ada labu, melon, semangka.
Jadi bisa menjadikan daya tarik pengunjung.
Selain bisa menikmati indahnya bunga celosia, dapat memetik buah dan sayur secara langsung," katanya kepada Tribunjateng.com, Minggu (11/10/2020).
Meski baru beberapa hari dilaunching, sebenarnya agrowisata ini sudah dibuka sejak 14 hari lalu.
Suyadi mengungkapkan, pengunjung yang datang bisa mencapai sekitar 2.000 orang saat Sabtu dan Minggu.