Berita Jateng
Besok Perbakin Jateng Bakal Gelar Seri Ketiga Jateng Online Shooting Series
Pengprov Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Jawa Tengah akan menggelar kejuaran Jateng Online Shooting Series (JOSS) 2020 seri ketiga selama dua
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengprov Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Jawa Tengah akan menggelar kejuaran Jateng Online Shooting Series (JOSS) 2020 seri ketiga selama dua hari, mulai Sabtu (17/10) hingga Minggu (18/10) besok.
Dua seri sebelumnya sudah berlangsung Juni dan Agustus lalu.
Ada sepuluh nomor yang diperlombakan dalam kejuaraan ini, namun yang masuk dalam peringkat series ada empat yakni 10 meter Air Pistol dan Rifle Women serta 10 meter Pistol dan Rifle Men.
Baca juga: Beredar Surat Instruksi Demo Seluruh Indonesia Selama 5 Hari, KSBSI: Kita Enggak Mau Chaos
Baca juga: 5 Hari Setelah Dinikahi Kapolres Kudus, Shita Gabung Pasukan Perdamaian PBB, Ini Kisah Cinta Mereka
Baca juga: Kemunculan Bunga Bangkai di Batang, BKSDA Jateng Sebut Jadi Pertanda Fenomena Alam Ini
Baca juga: Selepas Adzan Subuh, Suami di Kebumen Terhenyak Temukan Istri Tewas Gantung Diri
Peserta yang berpatisipasi bukan hanya dari Jawa Tengah saja, namun ada juga dari daerah atau provinsi lain.
Bahkan, tak menutup kemungkinan peserta yang berpatisipasi berasal dari negara lain.
Dua seri sebelumnya, setidaknya sejumlah peserta mancanegara turut berpatisipasi.
Antara lain dari India dan Thailand.
Pada gelaran seri ketiga jika tak ada kendala akan ada dua negara yang berpatisipasi. Yakni India dan Vietnam.
Setelah seri tiga berakhir, masih akan ada seri keempat yang menjadi edisi pamungkas JOSS 2020, digelar 12-13 Desember mendatang.
Wakil ketua panitia acara, Bonnie Bagus Harjono menjelaskan nantinya penyelenggaraan JOSS seri ketiga sama seperti seri sebelumnya.
Para peserta akan mengikuti turnamen dari tempat atau cluster lapangan penembak di daerah masing-masing.
"Yang dimaksud online adalah, kita menembak dari lapangan cluster menembak di seluruh Indonesia dari masing-masing pendaftar.
Di masing-masing lapangan tersebut ada penyelenggara, juri yang mengawasi.
Masing-masing cluster kami mensyaratkan harus ada juri dari P.B Perbakin, minimal juri C nasional," jelas Bonnie kepada awak media di Semarang, Kamis (15/10).
Bila nantinya ada cluster yang tak memiliki juri, hasilnya akan dimasukkan dalam peserta partisipan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/para-pengurus-perbakin-jateng-dan-perwakilan-panitia-jateng-online-shooting-ser.jpg)