Berita Jateng
Akhir 2020 Ditarget Mulai Groundbreaking Pembangunan Pusat MICE Futuristik di PRPP Semarang
Kota Semarang dinilai cocok sebagai kota destinasi meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) dalam industri pariwisata atau pameran.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang dinilai cocok sebagai kota destinasi meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) dalam industri pariwisata atau pameran.
Meskipun demikian, Kota Atlas belum memiliki infrastruktur yang belum secara khusus mengelola destinasi MICE serta belum adanya venue exhibition yang memadai.
Hal ini ditangkap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang ingin merevitalisasi Kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jateng Tawangsari Kota Semarang.
Baca juga: Tersangka Pembunuh Bocah Beserta Pemerkosa Ibunya Tewas di Sel Tahanan Mapolres
Baca juga: Syahnaz Sadiqah Ngaku Stres 15 Ekor Ular Ditemukan Kawasan Rumahnya, Ada Biawak Juga
Baca juga: 7 Kapolres Pindah Tugas, Ini Nama Jajaran Polda Jateng dalam Mutasi Polri Terbaru
Baca juga: Jabatan Bergaji Rp 2 Miliar Ditinggalkan Pria Ini Hidup Sederhana di Gunung, Istri Langsung Bereaksi
Setelah dinyatakan menang dalam sengketa kepemilikan lahan PRPP, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan akan melakukan rombak besar- besaran di kawasan ini.
PRPP disiapkan menjadi pusat MICE pertama di Indonesia yang mengusung konsep futuristik, modern dan ramah lingkungan.
Saat ini, tahapan pembangunan kawasan seluas 15,4 hektare itu sedang uji kelayakan bisnis (bussines feasibility study).
"Kalau uji kelayakan tempat sudah dilakukan. Nanti tinggal kajian bisnis lalu ditandatangani KSO (kerjasama operasional) dan groundbreaking direncananan akhir tahun ini," kata Direktur Utama PT PRPP, Titah Listyorini, Minggu (18/10/2020).
Dalam pembangunan, PT PRPP yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jateng ini akan menggandeng BUMD lain yakni PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) dan perusahaan BUMN, Telkomsigma.
Setelah itu, ditargerkan awal 2021 sudah mulai pembangunan dan 2022 diharapkan pembangunan selesai.
Pihaknya secara khusus menggandeng Telkomsigma lantaran pembangunan infrastruktur MICE ini bakal dirancang serba digital.
"Dengan anggaran kira- kira Rp 1,2 triliun, tempat ini yang paling monumental adalah arena, temapt MICE, sport internal dan pertunjukan musik. Lain dari pada yang lain yakni muatan digital karena kerjasama dengan Telkomsigma," jelasnya.
Rencananya, revitalisasi akan meliputi pembangunan hotel tujuh lantai yang memiliki 300 kamar, exhibition hall berukuran 10 ribu meter persegi dan convention hall seluas 5 ribu meter persegi.
Kemudian juga akan dibangun ruang pamer industri, pusat oleh-oleh, restoran, bangunan penunjang bandara dan pengembangan obyek wisata.
"Gedung futuristik, tempat pameran moveable dengan serba teknologi. Kemudian juga mengakomodir ruang pamer untuk furniture, batik, dan UMKM lainnya. Termasuk hotel yang merupakan sarana penunjang destinasi MICE. Doakan 2022 bisa terwujud," kata Titah.
Ia optimis revitalisasi ini menarik para investor. Lantaran, PRPP memiliki lokasi strategis dekat dengan bandara, pelabuhan, perkotaan, dan jalur nasional transportasi darat, kawasan industri. Menurutnya sudah ada satu investor yang sudah berminat.