Berita Batang
Bak Dapat Durian Runtuh, Aris Mendadak Dapat Rp 2,4 Juta Dari BPUM, Sempat Dikira SMS Penipuan
Bak mendapat durian runtuh di tengah himpitan perekonomian karena imbas Covid-19, sejumlah warga pun mengucap syukur
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Bak Dapat Durian Runtuh, Aris Mendadak Dapat Rp 2,4 Juta Dari BPUM, Sempat Dikira SMS Penipuan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Sejumlah warga Kabupaten Batang senang bukan kepalang usai mendapatkan SMS berisi Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM).
Bahkan mereka menceritakan rela antri dari pagi hari untuk mencairkan bantuan di Bank yang disebutkan di dalam pesan singkat tersbut.
Meski awalnya merasa was-was akan kejelasan bantuan tersebut, namun beberapa orang kini mendapat Rp 2,4 juta dari pencairan.
Bak mendapat durian runtuh di tengah himpitan perekonomian karena imbas Covid-19, sejumlah warga pun mengucap syukur.
Baca juga: Video Pemuda Viral Maki Polisi Minta Maaf Akui Salah
Baca juga: Ternyata Sule Kenal Nathalie 8 Tahun Lalu, Ini Kisah Awal Pertemuan Mereka yang Tak Banyak Diketahui
Baca juga: Jerit Tangis Naufal Saat Hewan Kesayangannya Disita BKSDA: Dibeli dari Uang Tabungan 1 Tahun
Baca juga: Dipecat dari Kader PDIP, Cabup Demak Mugiono Tegaskan Tak Berimbas Apa-apa
Tak terkecuali Aris satu di antara penerima bantuan, yang sudah mencairkan BPUM tersebut.
"Alhamduliah dapat Rp 2,4 juta, saya juga tidak menyangka kalau mendapatkan BPUM," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (22/10/2020).
Diakui Aris, awal mendapat pesan singkat tersebut, ia tak percaya dan menganggap pesan itu dari oknum tak bertanggung jawab.
"Kan banyak penipuan dari pihak tak bertanggung jawab lewat SMS, maka dari itu awalnya saya was-was," paparnya.
Meski demikian Rabu (21/10) lalu, Aris memberikan diri mendatangi Bank yang disebutkan dalam pesan pendek tersebut.
"Ternyata benar saya dapat bantuan, meski saya antri dari pagi tapi akhirnya BPUM cair.
Ya bersyukur bisa buat tambahan hidup dan mengembangkan usaha jahit bersama istri," ucapnya.
Adapun Tatik Setyaningsih, bagian Pendamping UMKM Masyarakat di Disperindagkop Kabupaten Batang, menjelaskan, pesan singkat BPUM tersebut memang dari Pemerintah Pusat, dan yang mendapatkannya bisa mendatangi Bank BRI.
"Sesuai petunjuk bagi masyarakat yang mendapat SMS tersebut bisa mendatangi Bank BRI untuk melakukan pencairan," imbuhnya.
Tatik menambahkan, untuk masyarakat yang memiliki usahan yang belum mendapatkan BUPM bisa mendaftarakan diri lewat situs http://bit.ly/bantuanumkm_batang
"Yang perlu disiapkan sebagai syarat pendaftaran adalah Kartu Keluarga (KK), KTP, Nomor Induk Berusaha (NIB), foto produk atau kegiatan usaha, serta surat pernyataan yang bisa diunduh di web pendaftaran," tambahnya. (bud)