Breaking News:

Operasi Zebra 2020

Selain Operasi Zebra 2020 Mulai Hari Ini, Polda Jateng Juga Prioritaskan Tempat Wisata

Jelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW Polda Jawa Tengah selenggarakan Operasi Zebra 2020. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan Op

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG
Ilustrasi - Operasi Zebra di Polsek Gajahmungkur Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW Polda Jawa Tengah selenggarakan Operasi Zebra 2020.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan Operasi Zebra 2020 digelar selama 14 hari mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Pada operasi tersebut Polri akan menindak pelanggaran yang dapat mengakibatkan kecelakaan lantas.

Baca juga: Inilah 7 Jenis Pelanggaran Prioritas Operasi Zebra 2020 yang Dimulai Hari Ini

Baca juga: Kata Dua Saksi Ahli Bahasa di Sidang Jerinx, Beda Makna Kata Kacung WHO

Baca juga: PM Bulgaria Borisov Positif Covid-19, Menambah Daftar Kepala Negara Terpapar Vrus Corona

Baca juga: Hasil & Klasemen Liga Spanyol, Real Sociedad Rebut Posisi Puncak dari Real Madrid

"Seperti pelanggaran stop line, tidak menggunakan helm, melawan arus dan menerobos lampu merah,"ujarnya, Minggu (25/10/2020).

Menurutnya, operasi Zebra lebih banyak mengedepankan pola preentif dan preventif dengan memperbanyak sosialisasi serta edukasi terutama terkait protokol kesehatan.

Selain itu menjamin kenyamanan saat berkendara di saat cuti dan libur bersama.

"Dalam rangka menjamin keamanan Kamtibmas. Patroli Polisi juga akan semakin di tingkatkan pada tempat tempat yang di anggap rawan terutama pada kejahatan jalanan ( street crime),"tuturnya.

Kapolda menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuh protokol kesehatan pada saat libur panjang.

Selain itu, mengenakan pakai masker di mana saja, jaga jarak dan selalu cuci tangan dengan sabun.

"Agar tetap sehat dan aman, Pilihan terbaik masyarakat di rumah saja ( Stay at Home ) dan selalu menggunakan masker di mana saja," imbuhnya.

Ia meminta agar masyarakat pastikan manakala harus pulang ke rumah dari daerah zona merah benar-benar sudah steril, negatif Covid agar tidak menular pada keluarga.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutrisna mengatakan pengamanan libur panjang nanti, kepolisian mengutamakan operasi yustisi protokol kesehatan.

"Kami utamakan protokol kesehatan, artinya kami akan selalu mengecek semua kendaraan yang melintas, semua orang yang melintas baik dijalan tol maupun jalan utama provinsi maupun kabupaten kota,”jelasnya.

Kombes Iskandar mengatakan pengendara juga wajib mematuhi aturan protokol kesehatan selama berkendara guna mencegah penyebaran covid.

Aturan yang harus ditaati yakni mengunakan masker, pembatasan kapasitas kendaraan untuk jaga jarak dan tersedianya antiseptik.

Ya nanti kami liat dilapangan, kalau nanti tidak pakai masker ya kami ingatkan. Kalau tidak bawa mungkin ya nanti kami suruh beli, kalau ga ada sama sekali ya mungkin dengan terpaksa kami suruh putar balik,” tuturnya.

Selain itu Ia mengingatkan kepada pengelola wisata agar menyediakan sarana penunjang protokol kesehatan jika tidak ingin terkena sanksi yang diatur oleh daerah masing-masing. Sanksi itu dapat berupa denda.

Bahkan dirinya menyebutkan jumlah denda selama operasi yustisi yang telah disetorkan ke kas negara sebesar lebih dari Rp160 juta.

"Tempat wisata jadi prioritas kami, karena pasti banyak warga yang ingin berwisata dalam rangka liburan ini. Oleh sebab itu protokol kesehatan diterapkan yakni tempat cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved