Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Kabar Duka, Mahendra Tewas Kecelakaan Motor Tabrak Tembok, Hilang Kendali Gara-gara Ban Gundul

Seorang remaja berinisial IPM (16), tewas kecelakaan di Gianyar, Bali, Minggu (1/11/2020).

Tayang:
Editor: galih permadi
Istimewa
ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang remaja berinisial Mahendra (16), tewas kecelakaan di Gianyar, Bali, Minggu (1/11/2020).

Korban yang mengendarai motor modifikasi dengan kondisi ban yang sudah gundul, meninggal di tempat usai menabrak tembok di Jalan Sawo.

Kecelakaan bermula saat korban datang dari utara menuju selatan.

Baca juga: Biodata Mario Suryo Aji, Pebalap Indonesia Taklukkan Ricardo Tormo Raih Prestasi FIM CEV Moto3 2020

Baca juga: Kisah Mauludin Pendaki Asal Jakarta Terjatuh di Gunung Slamet Purbalingga, Kaki Alami Dislokasi

Baca juga: Kisah Elsa Wanita Pendaki Gunung Slamet Alami Sakit Acute Mountain Sickness Ditinggal 7 Teman Muncak

Baca juga: Mario Teguh Jadi Calon Besan Mantan Wakapolri Adang Daradjatun, Audrey Teguh Dilamar Azara

Ketika tiba di tempat kejadian yang kondisi jalannya menikung, korban tidak bisa menguasai laju kendaraannya hingga menabrak tembok.

IPM tewas dengan luka parah di bagian kepala karena saat itu tidak menggunakan helm.

Kanit Laka Polres Gianyar, Aiptu I Wayan Kariawan menjelaskan, dari hasil olah TKP, korban tidak kuasa mengendalikan kendaraannya di tikungan.

Hal tersebut diduga karena ban kendaraan korban mengalami selip. Sebab pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan, ban sepeda motor korban sudah tidak layak jalan karena sudah gundul.

Tak hanya itu, saat kejadian, situasi relatif mendung sehingga jalanan gelap.

“Kendaraan yang dikendarai sudah dimodif dengan stang pengereman tidak standar.

Ban depan dan belakang gundul diduga sebagai penyebab tidak berfungsi kendaraan dengan baik,” ungkap Kariawan dikutip dari Tribun Bali, Senin (2/11/2020).

"Korban berstatus di bawah umur yaitu 16 tahun bahkan tanpa SIM.

Hal itu diduga korban belum memiliki kompetensi mengemudi.

Terlebih korban tidak menggunakan helm juga diduga menjadi penyebab fatalitas luka pada korban," ujar Kariawan menambahkan.

Kasatlantas Polres Gianyar AKP Laksmi Triana Dewi menyayangkan insiden tersebut.

Pihaknya meminta kepada para orangtua agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran.

Orangtua harus melarang anak di bawah umur mengendarai kendaraan.

Sebab dalam usia tersebut, selain mereka tidak memiliki SIM atau kompetensi berkendara, jiwa mereka juga masih labil sehingga rawan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selama ini, kata dia, banyak orangtua beralasan memberikan sepeda motor pada anak di bawah umur karena mereka tidak bisa antar jemput anaknya setiap waktu.

Laksmi menilai hal tersebut bukan sebagai suatu alasan. Di mana hal ini seharusnya menjadi tantangan orangtua yang harus dicari jalan keluarnya.

"Jauhkan anak-anak dari bahaya dengan cara tidak membiarkan mereka mengendarai kendaraan sebelum waktunya.

Hal ini juga demi kepentingan bersama," ujar Laksmi.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun- bali.com dengan judul: Kendarai Motor Tak Standar, Putu Mahendra Tewas Mengenaskan Setelah Tabrak Tembok Warga di Gianyar

Baca juga: Anak Penjual Jagung Bakar Jadi Pilot Wanita Pertama TNI AD, Pegawai Kebersihan Akmil Pun Tak Percaya

Baca juga: Yanto Kerap Ajak Adik Ipar Ngamar di Tawangmangu, Mertua Lapor ke Polres Karanganyar

Baca juga: Ini Besaran Tunjangan PNS dan Gaji Pokok yang Diterima Setiap Bulan

Baca juga: Respons Apindo Jateng Soal Kenaikan Upah UMP 2021: Sesalkan Keputusan Gubernur Ganjar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved