Berita Kudus

Kisah Sukses Pengusaha Bunga Plastik Kudus, Pernah Nelangsa Suami Kena PHK

Sejumlah keluarga harus memutar otak agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Sri Wahyuningsih (27), ‎warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus yang bertahan hidup lewat kreativitas mengembangkan bunga plastik. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejumlah keluarga harus memutar otak agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19.

Begitu pu‎la kehidupan Sri Wahyuningsih (27), atau kerap disapa Ayun, ‎warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus yang berubah drastis.

Jika sebelum pandemi berlangsung Ayun hanya membantu ekonomi keluarganya, bekerja sebagai guru honorer di madrasah.

Ayun justru harus menjadi tulang punggung keluarga karena suaminya menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Suami saya korban PHK karena perusahaannya melakukan efisiensi dampak dari pandemi ini," ujar wanita yang memiliki dua orang anak itu.

‎Bagaikan pepatah sudah jatuh tertimpa tangga, Ayun juga punya kendala karena di saat bersamaan harus menjalani dua kali operasi.

Dia didiagnosis dokter menderita usus buntu‎, di tengah kondisi pandemi yang berlangsung tersebut.

"Karena saya operasi dua kali dalam waktu berdekatan, jahitannya susah kering dan mengeluarkan darah terus," ujar dia di rumahnya Jalan Pandean RT 2 RW 5, Kelurahan Jekulo itu.

Beruntung doa yang terus dipanjatkannya untuk meminta kesembuhannya pun terkabu hingga bisa beraktivitas kembali.

"Saya terus berdoa dan datang sama kiai sampai dikasih air putih yang sudah didoakan ‎biar segera sembuh," kata dia.

‎Setelah sembuh dan mengetahui suaminya yang tidak bekerja lagi mendorongnya untuk mengerjakan hobinya membuat kerajinan.

Bermodalkan kreativitas dan uang sebesar Rp 200 ribu, dia memulai ‎usaha kerajinan bunga plastik bernama A27.

Nama itu dipakai karena merupakan huruf pertama dari namanya dan angka 27 berkaitan dengan tanggal kelahirannya.

Ayun telah memulai usaha kreatifnya itu sejak bulan Juli 2020 karena terdampak pandemi corona.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved