Breaking News:

Berita Nasional

Di Acara Maulid, Rizieq Shihab Komentari UU Cipta Kerja: Ini Bikin UU atau Kuitansi Warkop?

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab mengkritik kebijakan Pemerintah dan DPR yang mengesahkan UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Editor: m nur huda
Dokumentasi YouTube Front TV
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat berceramah dalam acara Maulid Nabi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengkritik soal kebijakan Pemerintah dan DPR yang mengesahkan Undang-Undang (UU) no 11 tahun 2020 atau UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Menurutnya, pemerintah dan DPR seakan-akan tidak serius membuat UU itu.

"Sikap kami bagaimana, kalau kebaikan tak ada masalah. Yang jadi masalah ini UU prosesnya lucu, dari 800 halaman jadi 900 naik jadi seribu dari seribu turun naik lagi seribu sekian. Ini lagi bikin UU atau bikin kuitansi warkop. Betul?" kata Habib Rizieq dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (15/11/2020) dini hari.

Baca juga: 5 Kegiatan Rizieq Shihab yang Timbulkan Kerumunan Dikhawatirkan Picu Kasus Covid-19, Ini Kata FPI

Baca juga: Protes dr Tirta Soal 10 Ribu Undangan di Pernikahan Putri Rizieq Shihab: Kami Butuh Kejelasan !

Baca juga: Kepala BP2MI Benny Rhamdani Bersimpuh Mohon Maaf Ke Buruh Migran di Pati

Baca juga: Pasangan Gay di Aceh Digrebek Warga, Diduga Baru Saja Berbuat Asusila Dalam Kamar Kos

Berubahnya halaman itu, dikatakan Rizieq, tidak boleh terjadi ketika memang sudah disahkan dan diberlakukan untuk kepentingan masyarakat luas.

"Indonesia bikin UU Omnibus law, niatnya bagus katanya, katanya. Untuk permudah dan perlancar dunia usaha, katanya, untuk ringkaskan lebih dari 70 UU dalam 1 UU saja, katanya," ujar Rizieq.

"Yang namanya bikin undang-undang, Saudara, ini saya kasih tahu, masyarakat mesti paham. Yang namanya undang-undang, sebelum disidangkan, DPR itu harus ngundang tokoh masyarakat dari semua elemen. Undang ulamanya, kenapa ulama mesti diundang? Karena dalam undang-undang omnibus law ada hal-hal yang menyangkut agama," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah resmi menandatangani omnibus law UU Cipta Kerja yang disahkan DPR pada 5 Oktober 2020.

Usai diteken Jokowi, UU Nomor 11/2020 tersebut bisa diakses dan diunduh publik lewat situs Setneg.go.id.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Habib Rizieq Kritik Proses Disahkannya UU Cipta Kerja: Ini Lagi Bikin UU atau Kuitansi Warkop?

Baca juga: Diduga Hendak Tawuran, 11 Remaja di Simongan Semarang Digaruk ke Kantor Polisi

Baca juga: Diduga Hendak Tawuran, 11 Remaja di Simongan Semarang Digaruk ke Kantor Polisi

Baca juga: 100 Peti Mati Kuno Sebagian Berisi Mumi Usia 2.500 Tahun dari Firaun Dipamerkan di Mesir

Baca juga: Frustrasi Babysitter Ini Remas Bayi 20 Bulan hingga Tewas, Kini Bebas dari Ancaman Hukuman Mati

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved