Penanganan Corona
Pemilik Kena PHK Dampak Corona, Kucing dan Anjing Peliharaan di Semarang Ikut Terlantar
Pandemi virus Corona menyebabkan para pemilik hewan peliharaan anjing dan kucing di Kota Semarang memilih merelakan hewan kesayangnnya dilepas.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
Tiga shelter tersebut berada Puri anjasmoro blok P9 nomor 22, shelter Jalan Serayu Kota Semarang dan Kota Salatiga.
"Kami terus mencari adaptor baru karena kalau tidak begitu tidak ada habisnya apalagi shelter kami terbatas," paparnya.
Ananta menyebut, dari total hewan yang diselamatkan didominasi oleh kucing daripada anjing.
Namun ketika mereka menyelamatkan anjing biasanya dalam kondisi mengenaskan.
Satu di antaranya kasus di daerah Cinde Semarang, ada anjing sengaja dilindas oleh mobil Avanza warna putih.
Ketika akan dilindas kedua kalinya beruntung ada tukang nasi goreng menyelamatkan anjing tersebut dan pengendara mobil itu kabur.
Kini kondisi anjing itu masih hidup selepas menempuh penanganan medis mulai dari ortopedi, fisioterapi dan rangkaian operasi di sebuah dokter hewan di Bandung.
Berikutnya anjing dalam kondisi pinggul berlubang akibat pukulan kayu berpaku sehingga anjing tersebut lumpuh.
"Belum lagi kasus berat lain yang menimpa anjing seperti anjing ras dibuang di Graha Candi Golf yang muka rusak separuh setelah penangan medis nyawa anjing itu tak terselamatkan," katanya.
Berbagai kekerasan terhadap hewan, Ananta berharap masyarakat dapat lebih menunjukan sikap saling menyayangi terhadap binatang baik anjing, kucing maupun hewan lain.
Dia mengatakan, hewan itu bukan barang mereka juga mahluk hidup sehingga butuh kasih sayang dan dirawat.
"Lepas dari itu, tidak bisa dipungkiri masalah penganiyaaan hewan hukumnya masih lemah," katanya.
Hal senada disampaikan pemilik shelter Puri Anjasmoro, Yulita mengatakan, masa pandemi menemukan banyak kucing dan anjing yang terlantar.
Dia tidak bisa merinci jumlahnya hanya saja pandangan matanya melihat banyak sekali hewan yang makin terlantar.
"Di pasar Karangayu dan tempat pembuangan sampah (TPS) banyak sekali kucing dan anjing yang terlantar.