Breaking News:

Berita Regional

Biar Tidak Rewel, Bocah Nunukan Sejak Umur 2 Bulan Diberi Susu Campur Sabu, Kini Jadi Kleptomania

Kisah pilu dialami bocah asal Kota Nunukan, Kalimantan Utara. Bicah delapan tahun berinisial B ini diduga menderita kleptomania

TRIBUN JATENG/M RADLIS
Barang bukti hasil penangkapan warga Jepara yang diduga sebagai pengedar sabu di Plamongan Hijau Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Kamis (14/3/2019) petang. 

TRIBUNJATENG.COM, NUNUKAN - Kisah pilu dialami bocah asal Kota Nunukan, Kalimantan Utara. Bicah delapan tahun berinisial B ini diduga menderita kleptomania, selalu berhasrat mencuri dan mencuri.

Ia diamankan polisi usai diduga melakukan tindak kriminal pencurian. Tak tanggung-tanggung, polisi menyebut B telah mencuri puluhan kali dalam dua tahun terakhir ini.

Polisi menduga, B memiliki gangguan perilaku kleptomania.

Baca juga: Komentar Pedas Letjen TNI Purn Agus Widjojo: Harus Ada yang Berani Lawan Habib Rizieq

Baca juga: Benarkah Habib Rizieq Positif Corona? Polisi Beri Tenggat Waktu HRS Hingga Lusa Lakukan Swab Test

Baca juga: Kapankah Jadwal Habib Rizieq Diperiksa Polisi? Ini Jawaban Kombes Pol Erdi A Chaniago

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Isfan Wartawan Metro TV Tewas Kecelakaan Tabrak Pantat Truk Sampah

"Dia enggak pernah bohong, semua dia jawab jujur, cuma memang dia kleptomania dan tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruknya itu. Ini menjadi kebingungan kami, di satu sisi tidak mungkin kita masukkan ke tahanan, di sisi lain kalau kita biarkan bebas, masyarakat resah, kita bingung harus bagaimana?" kata Kapolsek Nunukan Iptu Randya Shaktika, Kamis (19/11/2020).

Dibagikan ke teman-teman

Sementara itu, berdasar catatan kasus dugaan pencuriaan yang melibatkan B, bocah berusia 8 tahun itu selalu membagi-bagikan uang yang dicurinya kepada teman-temannya.

Uang itu digunakan untuk membeli rokok atau barang-barang terlarang lainnya seperti sintek atau tembakau Gorilla.

Saat ini, B diamankan di sel khusus dan mendapat perhatian dari aparat layaknya anak-anak. Semua kebutuhan B dicukupi oleh jajaran Polsek Nunukan.

"Anak usia segitu tentunya butuh main, tapi celakanya kita takutkan bisa menularkan kebiasaaan buruknya ke anak-anak sebayanya, kita khawatir akan muncul B lain lagi nanti karena dia membawa dampak buruk kepada anak lain. Sekelas Bambu Apus saja sudah menyerah, gimana kita?" katanya.

Sempat dibawa ke Jakarta, tetapi...

Halaman
123
Editor: galih permadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved