Breaking News:

Berita Regional

Bikin Konten Ujaran Kebencian Ke Polri di YouTube, Pria Ini DItangkap di Warung Kopi

AB ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan dan dipastikan  membuat postingan yang menghina institusi kepolisian pada akun media sosialnya.

Editor: m nur huda
shutterstock.com
Ilustrasi Ujaran Kebencian dan provokasi. 

TRIBUNJATENG.COM, BANDA ACEH - Anggota Unit 1 Subdit V / Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Aceh, Jumat (13/11/2020) menciduk AB (33), seorang pria di Banda Aceh, karena menghina institusi Polri pada laman Facebook dan Youtuber miliknya.

Warga Kecamatan Baiturrahaman itu dibekuk tim siber di salah satu warung kopi di Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

AB ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan dan dipastikan  membuat postingan yang menghina institusi kepolisian pada akun media sosialnya.

Baca juga: Sering Cekcok dengan Istri, Pria Ini Bakar Diri di Rumah Mertua

Baca juga: Hasil Liga Spanyol Atletico Madrid vs Barcelona: Aksi Blunder Kiper Marc-Andre Berujung Kekalahan

Baca juga: Hasil Liga Inggris Man United vs West Brom: Bruno Bawa Setan Merah Raih Kemenangan Pertama

Baca juga: Hasil Liga Inggris, Tottenham vs Manchester City: Spurs Amankan Tiga Poin 

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta, kepada Serambinews.com, Sabtu (21/11/2020) membenarkan bahwa pihaknya telah mengamanakan pria berinisial AB tersebut.

“Yang bersangkutan kita amankan itu minggu lalu, karena membuat postingan yang menghina Polri pada media sosialnya, Facebook dan Youtube,” kata Kombes Margiyanta.

Lantas, apa yang diposting AB hingga dia ditangkap? Dalam postingannya, AB menulis dengan huruf kapital bernada menghina institusi Polri dan pejabat pemerintah.

AB dalam postingannya juga menebar ajakan untuk revolusi.

Pada postingan tersebut, tersangka juga menampilkan foto Kapolri Jenderal Idham Azis.

Postingan itu diterbitkan tersangka pada 7 Oktober 2020, saat terjadinya penolakan atau demo UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Kombes Margiyanta menjelaskan, berdasarkan postingan itu, yang bersangkutan terbukti melakukan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) tentang Ujaran Kebencian / SARA terhadap Instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Postingannya itu provokasi, intinya menjelekkan Polri, dia buat di Facebook dan Youtube. Banyak postingannya, di Youtube ada beberapa juga yang sudah dihapus,” katanya.

Saat ini, jelas Kombes Margiyanta, pihaknya telah mengamankan AB untuk dilakukan penyidikan.

Kepada tersangkat, polisi mengenakan pasal UU ITE tentang ujaran kebencian.

“Ancaman hukuman 4 tahun penjara,” ujar Margiyanta yang juga membenarkan bahwa AB pernah menjabat sebagai sekretaris salah satu organisasi di Banda Aceh.(*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Pria Ini Diciduk Polisi karena Sebar Ujaran Kebencian dan Menghina Institusi Polri di Media Sosial

Baca juga: Hasil Liga Spanyol Villarreal vs Real Madrid, Los Blancos Buyar Gara-gara Aksi Gerard Moreno

Baca juga: Hasil Liga Italia Juventus vs Cagliari, Cristiano Ronaldo Hadir Bak Alien

Baca juga: Dinkes DKI Lapor Doni Monardo Setelah Dihalang-halangi Saat Tracking Covid-19 di Petamburan 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved