Breaking News:

Berita Banyumas

Kisah Angkot Oranye Purwokerto, Merana Bersaing dengan Angkutan Online

Di tengah teriknya panas dia masih terdiam lesu menunggu penumpang di dekat Terminal Bus Bulupitu

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Angkot Oranye yang sedang terparkir menunggu penumpang di kompleks pertokoan Kebondalem, Purwokerto pada Senin (23/11/2020). 

 
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Berpuluh tahun Yanto (45) menjadi sopir angkot di kota Satria Purwokerto, Jawa Tengah.

Di tengah teriknya panas dia masih terdiam lesu menunggu penumpang di dekat Terminal Bus Bulupitu.

Dari sekian masa mungkin ini adalah titik terendah dimana kejayaan angkot oranye telah hilang.

Orang Purwokerto memang lebih mengenalnya sebagai angkot oranye karena identik sebagai angkutan khusus di perkotaan Purwokerto.

Di atas angkot oranye itu biasanya terpasang papan penunjuk trayek khusus menuju jalan-jalan di Purwokerto.

Dulu angkutan ini begitu ditunggu, tapi saat ini sudah tak lagi di rindu oleh para penumpangnya, karena tergantikan oleh angkutan online.

"Dulu kita sampai tolak penumpang karena penuh, sekarang boro-boro.

Saya berharap setiap hari ada saja yang masih ingin naik angkot," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/11/2020).

Bekerja sebagai sopir angkot adalah satu-satu harapannya menyambung hidup, serta memutar kembali roda angkutan.

Yanto mengaku satu demi satu pelanggan, semakin meninggalkannya karena lebih memilih kendaraan secara online.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved