Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Curhat di Twitter, Kuli Bangunan Ini Dapat Banyak Bantuan untuk Buka Pondok Baca dan Bimbel Gratis

Melalui akun twitter @klungsu01 miliknya, ia bercerita kepada netizen tentang cita-citanya tersebut.

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Agus Pujianto (37) memiliki cara cerdik untuk mewujudkan keinginannya membuat pondok baca dan bimbingan belajar (bimbel) gratis di rumahnya.

Melalui akun twitter @klungsu01 miliknya, ia bercerita kepada netizen tentang cita-citanya tersebut.

Tidak disangka cuitan pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu ramai mendapat respons dari netizen.

Baca juga: Pak Guru Menangis Karena Semua Siswa Tak Muncul di Kelas Online, Ponsel Mereka Matikan

Baca juga: Fadli Zon Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan? Pengamat: Tak Terbayang Tiap Hari Puji Pemerintah

Baca juga: Heboh Video Kawah Gunung Merapi Terkini Direkam Pendaki, BPPTKG: Itu Sangat Berisiko

Baca juga: Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun, Dokter Zufrial Arief Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Ada yang meminta nomor teleponnya, ada juga yang meminta alamat rumahnya.

Munawaroh (31) istri Agus menceritakan, setelah cerita suaminya viral di media sosial, banyak kurir yang sering mendatangi rumahnya untuk mengantar barang paketan.

"Ada yang mengirim pensil, buku, dan alat tulis lain," katanya kepada Tribunjateng.com, Sabtu, (28/11/2020).

Munawaroh mengakui, sejak cerita suaminya banyak mendapat respons si twiter, bantuan yang ia terima semakin banyak.

Bantuan itu, kata dia, berasal dari pelbagai kota.

Ada yang dari Semarang, Sidoarjo, Bekasi, Jakarta, Palu dan kota-kota yang lainnya.

Warga  Dukuh Lengkong Wetan, RT 04 RW 05, Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak ini menceritakan, ide awal mendirikan pondok baca dan bimbel gratis untuk mewujudkan cita-citanya dulu.

"Dula saya ingin jadi guru.

Karena saya sekola cuma sampai SMP jadi tidak bisa.

Makanya saya buat bimbel gratis di rumah saja agar tetap bisa ngajar," imbuhnya.

Munawaroh mengatakan, sejak diresmikan pada 22 November 2020 lalu, sudah terdapat 90 murid yang ikut belajar di bimbel tersebut.

Mereka terdiri dari anak-anak yang berusia 3 tahun hingga kelas 6 SD.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved