Berita PSIS
Panser Biru Berharap PSIS Semarang Bisa Merumput di Stadion Jatidiri saat Kompetisi Digulirkan Lagi
Suporter PSIS Semarang, Panser Biru, berharap PSIS dapat bertanding lagi di Semarang saat kompetisi kembali dimulai.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Suporter PSIS Semarang, Panser Biru, berharap PSIS dapat bertanding lagi di Semarang saat kompetisi kembali dimulai.
Seperti diketahui, pelaksanaan kompetisi ditunda akibat pandemi Covid-19.
Rencananya, kompetisi akan digulirkan kembali pada Februari 2021.
Baca juga: Pak Guru Menangis Karena Semua Siswa Tak Muncul di Kelas Online, Ponsel Mereka Matikan
Baca juga: Fadli Zon Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan? Pengamat: Tak Terbayang Tiap Hari Puji Pemerintah
Baca juga: Heboh Video Kawah Gunung Merapi Terkini Direkam Pendaki, BPPTKG: Itu Sangat Berisiko
Baca juga: Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun, Dokter Zufrial Arief Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Sebelum pandemi pun, saat kompetisi berlangsung, PSIS Semarang masih menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang sebagai home base.
Para suporter berharap, pada tahun 2021, PSIS Semarang bisa menggunakan kembali Stadion Jatidiri Semarang.
“Alasan kenapa kami ingin PSIS Semarang bermain di Stadion Jatidiri pada 2021 salah satunya yakni situasi yang sulit akibat pandemi saat ini, apabila bermain di Jatidiri akan meringankan biaya dan waktu dari Suporter,” ujar Kepareng, Ketua Umum Panser Biru.
Pria yang akrab disapa Wareng itu mengatakan, selama PSIS Semarang menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang menjadi Home Base, membuat pihaknya selalu melakukan perjalanan jauh dari Semarang menuju Magelang untuk menyaksikan tim sepak bola favoritnya berlaga .
Namun selama itu pula tak sedikit kejadian berbahaya seperti kecelakaan terjadi oleh para suporter.
“Jika bermain di Semarang tentunya hal itu lebih mudah diantisipasi sehingga dapat meminimalisir,” tambahnya.
Menurutnya pada saat awal-awal pembangunan di tahun 2017, PSIS Semarang masih dapat berlaga meski proses pembangunan sudah berlangsung kurang dari 20 persen.
Sedangkan saat ini pembangunan Stadion Jatidiri kurang pemasangan atap pada tribun barat dan beberapa penyelesaian di beberapa titik, sehingga menurut mereka stadion dapat digunakan meski ada pekerjaan pembangunan lainnya.
“Hal itu bisa diadopsi sekarang, karena proses pembangunan kurang pemasangan atap tribun barat dan finishing lainnya.
Dulu pada awal-awal pembangunan bisa digunakan meski pembangunan saat itu kurang dari 20 persen, ” jelasnya.
Sebenarnya pembangunan Stadion Jatidiri ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020 ini.
Namun akibat dari pandemi covid19, Pemprov Jateng melakukan rasional anggaran sehingga pekerjaan ditarget lebih lama dari yang dijadwalkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/suporter-psis-semarang-panser-biru-memenuhi-sisi-tribun-selatan-stadion-maguwoharj-liga-1-2019-lalu.jpg)