Breaking News:

Berita PSIS

Panser Biru Berharap PSIS Semarang Bisa Merumput di Stadion Jatidiri saat Kompetisi Digulirkan Lagi

Suporter PSIS Semarang, Panser Biru, berharap PSIS dapat bertanding lagi di Semarang saat kompetisi kembali dimulai.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Suporter PSIS Semarang Panser Biru memenuhi sisi tribun selatan Stadion Maguwoharjo Sleman saat PSIS bertindak sebagai tuan rumah menjamu PSS Sleman dalam laga lanjutan kompetisi Liga 1 2019 lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Suporter PSIS Semarang, Panser Biru, berharap PSIS dapat bertanding lagi di Semarang saat kompetisi kembali dimulai.

Seperti diketahui, pelaksanaan kompetisi ditunda akibat pandemi Covid-19.

Rencananya, kompetisi akan digulirkan kembali pada Februari 2021.

Baca juga: Pak Guru Menangis Karena Semua Siswa Tak Muncul di Kelas Online, Ponsel Mereka Matikan

Baca juga: Fadli Zon Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan? Pengamat: Tak Terbayang Tiap Hari Puji Pemerintah

Baca juga: Heboh Video Kawah Gunung Merapi Terkini Direkam Pendaki, BPPTKG: Itu Sangat Berisiko

Baca juga: Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun, Dokter Zufrial Arief Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Sebelum pandemi pun, saat kompetisi berlangsung, PSIS Semarang masih menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang sebagai home base.

Para suporter berharap, pada tahun 2021, PSIS Semarang bisa menggunakan kembali Stadion Jatidiri Semarang.

“Alasan kenapa kami ingin PSIS Semarang bermain di Stadion Jatidiri pada 2021 salah satunya yakni situasi yang sulit akibat pandemi saat ini, apabila bermain di Jatidiri akan meringankan biaya dan waktu dari Suporter,” ujar Kepareng, Ketua Umum Panser Biru.

Pria yang akrab disapa Wareng itu mengatakan, selama PSIS Semarang menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang menjadi Home Base, membuat pihaknya selalu melakukan perjalanan jauh dari Semarang menuju Magelang untuk menyaksikan tim sepak bola favoritnya berlaga .

Namun selama itu pula tak sedikit kejadian berbahaya seperti kecelakaan  terjadi oleh para suporter.

“Jika bermain di Semarang tentunya hal itu lebih mudah diantisipasi sehingga dapat meminimalisir,” tambahnya.

Menurutnya pada saat awal-awal pembangunan di tahun 2017, PSIS Semarang masih dapat berlaga meski proses pembangunan sudah berlangsung kurang dari 20 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved