Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Verve Bistro and Coffe Bar Sediakan QR Code untuk Kurangi Kontak dengan Pelanggan 

Banyak tempat umum harus menerapkan prokes demi mencegah penyebaran virus corona, termasuk Verve Bistro dan Coffe Bar. 

Penulis: Adelia Sari | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/LIKEADELIA
Pengunjung yang harus masuk ke Verve harus dicek suhu lebih dahulu. 

TRIBUNJATENG.COM - Sejak pandemi Covid-19 melanda wilayah Indonesia banyak tempat umum harus menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus ini.  Tak terkecuali tempat makan dan tempat nongkrong. 

Hal inipun diterapkan oleh Verve Bistro dan Coffe Bar yang berada di DP Mall Semarang, Room Inc Hotel, Lobby L, Jalan Pemuda No.150, Kota Semarang. 

Untuk mencegah penyebaran virus corona, pihak Verve menyediakan QR Code di setiap meja. 

QR Code ini bertujuan untuk mengurangi kontak server dan customer saat memesan makanan. 

"Untuk protokol kesehatan, kita menempatkan QR Code di masing-masing meja. QR code itu berupa barcode untuk order.  Jadi tamu tingal sacn dari meja, bisa pilih menu yang diiginkan dan ngikutin instruksi di dalamnya," ucap Marketing Verve, Anastasia kepada Tribun Jateng, Senin (30/11/2020). 

Menu yang dipilih customer melalui sacn barcode itu akan langsung diproses oleh server. 

Sehingga server tidak perlu menunggu untuk mencatat pesanan customer. 

"Fungsinya (barcode) untuk megurangi tamu bersinggungan dengan server saat order," lanjut wanita yang akrab disapa Anas tersebut. 

Sebagai tempat makan dan nongkrong yang banyak didatangi, Verve juga menerapkan sejumlah protokol kesehatan lain. 

Seperti pengecekan suhu di pintu masuk, mangatur jarak meja dan kursi, menyemprot desinfektan, menyediakan handasnitizer di sejumlah titik dan juga meminta customer untuk memakai masker. 

"Kalau protokol kesehatan yang ditarapkan pertama itu mulai dari penyemprotan rutin waktu sebelum buka sampai setelah tutup, terus juga penyemprotan setelah tamu meningglakn meja, di depan ada apengecakan suhu, penempatan handsnaitizer di arae pintu masuk. Tamu juga wajib menggunakan masker,"papar Anas. 

Server atau pelayan juga wajib mengenakan sarung tangan, masker dan juga pelindung wajah atau faceshield. 

Jumlah pengunjung juga dibatasi sehingga tidak menimbulkan kerumunan di dalam area. 

Jika biasanya Verve mampu menamoung sekitar 500 orang, selama pandemi ini pihak Verve membatasi 100 orang saja. 

Bahkan pihak Verve juga menyediakan banner himbauan supaya customer tetap mematuhi protokol kesehatan baik saat berada di Verve atau setelah pulang dari Verve. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved