Berita Blora
Penampakan Keris Kiai Bisma saat Jamasan Benda Pusaka Andalan Blora
Penjamasan pusaka dilakukan setiap jelang peringatan hari jadi Kabupaten Blora. Inilah penampakan Keris Kiai Bisma.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Beberapa peranti jamasan pusaka yang diperlukan yaitu kembang (bunga) setaman terdiri dari 5 macam bunga antara lain bunga mawar merah, melati, kanthil, mawar putih, kenanga.
Kemudian pewangi dengan bahan dasar bunga melati atau kayu cendana, jeruk nipis, atau belimbing wuluh, nampan atau baki, kemenyan atau dupa, kelapa, kain mori sekitar 1 sampai 2 meter, dan tikar.
Setelah dijamas kemudian dijemur hingga beberapa waktu.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Priwisata, Solichan Mochtar mengatakan, agenda jamasan pusaka ini sebagai bentuk pelestarian seni budaya yang ada di kabupaten Blora.
Prosesi jamasan pusaka, menurut dia, sama seperti di tahun sebelumnya.
Hanya saja yang membedakan kali ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan sederhana sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-271.
Prosesi jamasan kali ini diserahkan kepada Yayasan Mahameru.
"Jamasan pusaka sudah menjadi tradisi setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap benda-benda pusaka peninggalan leluhur yang secara administrasi milik pemkab Blora agar tetap terawat dan terjaga keasliannya. Meski di tengah pendemi, tetap eksis dilaksanakan," katanya.
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :