Berita Semarang
Warga Srondol Wetan Semarang Jadi Korban Pecah Kaca Mobil: Sudah 2 Kali
Mobil yang menjadi sasaran pecah kaca adalah Grand Livina milik Andreas Lukito (60) warga Rasamala saat diparkirkan di balai RW jalan Jati Barat.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aksi pencurian dengan cara pecah kaca mobil kembali terjadi di Kota Semarang.
Aksi pecah kaca itu terjadi di Jalan Jati Barat Kelurahan Srondol Wetan Kecamatan Banyumanik.
Mobil yang menjadi sasaran pecah kaca adalah Grand Livina milik Andreas Lukito (60) warga Rasamala saat diparkirkan di balai RW jalan Jati Barat.
Kondisi mobilnya pecah di bagian kaca sebelah kiri belakang.
" Kejadian sekitar pukul 17.30 hingga 18.00 pada pada Selasa (1/12/2020),"ujarnya saat ditemui Tribun Jateng, Rabu (2/12/2020).
Saat itu, kata dia, mobilnya diparkirkan di balai RW yang terletak di Jalan Jati Raya tidak jauh dari rumahnya. Dirinya tidak menduga bahwa balai RW yang disangkanya aman malah justru sebaliknya.
"Kondisinya saat itu sepi, kejadiannya pas mau Maghrib. Kesempatan pencuri untuk membobol,"jelasnya.
Menurutnya, setelah kejadian tidak ditemukan benda yang digunakan untuk melempar kacanya. Dirinya menduga pelaku melakukan pembobolan dengan cara didongkel kemudian didorong.
"Karena adanya tekanan akhirnya kaca remuk di dalam,"tuturnya.
Dikatakannya, saat itu yang ada di dalam mobilnya adalah tas berisi makalah untuk bahan mengajar. Tas itulah diambil oleh pelaku.
"Mungkin tas itu isinya laptop terus diambil. Setelah polisi datang dan diminta untuk di buka baru ketahuan tas saya hilang,"ujar dia.
Diketahui Saat Dipakai
Menurut dia, mobil itu baru saja disatroni pencuri saat akan dipakai oleh anaknya.
Saat itu anaknya merasakan ada yang aneh dengan mobilnya tersebut.
" Saya baru saja pergi dan mobil diparkirkan di balai RW. Mobil diketahui di bobol setelah dipakai anak saya dan merasa ada yang aneh yaitu angin dari luar masuk dan ada suara-suara. Setelah ditengok kaca sebelah belakang kiri pecah,"jelasnya.
Mengetahui hal tersebut, anaknya putar balik dan melaporkan kejadian itu ke dirinya. Kemudian dia langsung melaporkan ke ketua RW.
" Pak RW melaporkan kejadian itu ke kepolisian,"imbuhnya.
Dua Kali
Anehnya kejadian pecah kaca mobil itu telah kali kedua menimpa dirinya. Kejadian pertama pecah kaca menimpa mobil Agya milik menantunya beberapa bulan lalu.
"Saat itu anak menantu saya parkir mobil di sebelah balai RW. Kejadian pada 2 September kemarin waktunya sama saat maghrib,"tutur dia.
Ketika itu, anak menantunya meninggalkan laptop di dalam mobil. Menantunya tersebut memakirkan mobil di balai RW karena buru-buru ke kamar mandi.
"Saat kembali ke mobil laptopnya sudah hilang dan kaca mobil tengah sudah pecah,"tutur dia.
Kejadian itu, kata dia, dilihat oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar pakiran. Pelaku diketahui anak-anak tersebut mengambil laptop setelah kabur meninggalkan lokasi.
"Pelaku sudah tidak bisa dikejar karena sudah lari jauh,"tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemecahan-kaca-mobil-warga-semarang.jpg)