Berita Kudus
Djarum Gencarkan Peningkatan Kapasitas BUMDes di Kudus
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengapresiasi upaya PT Djarum sebagai pihak swasta ya
Penulis: raka f pujangga | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengapresiasi upaya PT Djarum sebagai pihak swasta yang melakukan program pengembangan kapasitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kudus.
Peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDes akan membantu menyejahterakan masyarakat pedesaan sekaligus mendukung tujuan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan pemerintah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak swasta yang telah membantu BUMDes.
Kehadiran BUMDes memang memberikan ruang yang luas bagi masyarakat dan juga sektor swasta untuk berpartisipasi dalam mengembangkan serta menggerakkan perekonomian desa.
Hal ini menjadi penting karena BUMDes merupakan ujung tombak kesejahteraan masyarakat desa," tutur Menteri Desa PDTT dalam Webinar Desa Seri Ketiga dengan tema 'Menggali Potensi Permodalan BUMDes', melalui aplikasi Zoom dan Youtube, pada Kamis (3/12/2020).
Abdul Halim Iskandar mengatakan, kendala yang dihadapi BUMDes adalah permodalan karena umumnya tidak banyak sektor swasta dan lembaga keuangan yang mau mendanai BUMDes karena belum memiliki badan hukum.
Namun kini angin segar datang dari Kementerian Hukum dan HAM yang menyebutkan, BUMDes tergolong dalam entitas badan usaha yang sejajar dengan BUMN, BUMD dan juga Perseroan Terbatas.
Abdul mengatakan harapannya semakin banyak pihak-pihak yang mau terlibat dan membantu BUMDes.
Dalam tujuan yang sama, sejak tahun 2018 PT Djarum telah konsisten melakukan program pengembangan kapasitas pengelolaan BUMDes, khususnya di Kabupaten Kudus.
Program ini dilakukan antara lain dengan melakukan sejumlah pelatihan peningkatan kapasitas pengurus desa dan kapabilitas pengelolaan BUMDes yang bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus.
Webinar Desa Seri Ketiga yang dihadiri secara virtual oleh Menteri Desa PDTT merupakan bagian rangkaian program pelatihan untuk para perangkat dan masyarakat desa pelaku BUMDes.
Dua seri sebelumnya memfokuskan pada tema 'Adaptasi Bisnis BUMDes pada Masa Normal Baru' dan 'Optimalisasi Aset Desa untuk Pengembangan BUMDe'.
Situasi pandemi Covid-19 yang terjadi setahun belakangan memberikan tantangan baru yang lebih berat dalam program pengembangan BUMDes.
Meski demikian, pada waktu yang bersamaan diyakini juga muncul berbagai peluang baru yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan BUMDes.
Public Affairs Senior Manager PT Djarum Purwono Nugroho mengatakan program pengembangan kapasitas pengelolaan BUMDes harus disesuaikan dengan kondisi pandemi agar BUMDes siap bangkit kembali tahun depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menteri-desa-pdtt-dalam-webinar-desa-seri-ketiga-dengan-tema-menggali-potensi-permod.jpg)