Breaking News:

Berita Internasional

Israel Bebaskan Polisi yang Tembak Mata Bocah di Palestina, Disebut Tak Ada Alasan untuk Penuntutan

Pemerintah Israel membebaskan polisi dari kesalahan menembak seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, Malik Eissa, yang kehilangan mata.

Editor: m nur huda
AP
Bocah berusia sembilan tahun Malik Eissa saat dirawat di salah satu rumah sakit Israel. 

Namun, dikatakan unit investigasi memerintahkan peninjauan atas perilaku operasional, termasuk penggunaan peluru berujung spons di wilayah sipil.

Ayah Malik, Wael Issa, mengatakan keluarganya telah dua kali menjadi korban ketidakadilan.

Pertama ketika bocah itu ditembak dan sekarang penyelidikan ditutup.

“Ketika anak saya ditembak, anggota unit investigasi datang ke rumah sakit," ujarnya.

"Mereka hampir menangis," tambahnya.

"Mereka mengatakan kepada saya, 'Jangan khawatir, mereka yang bertanggung jawab atas penembakan akan dimintai pertanggungjawaban,' "katanya pada Minggu (6/12/2020).

“ Tapi 10 bulan setelah menyelidiki, mereka memutuskan untuk menutup tuntutan,” ujarnya.

Dia mengatakan bocah itu menderita sakit kepala terus-menerus.

Juga ada masalah psikologis serta belum kembali ke sekolah karena operasi berulang dan rasa malu tentang penampilannya.(*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Israel Bebaskan Polisi Penembak Mata Bocah Laki-laki Palestina Berusia Sembilan Tahun

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved