Breaking News:

Berita Regional

Perampokan Truk Kompos di Lampung, 2 Polisi Jadi Eksektor dan 1 Anggota Dewan Jadi Penadah

Dua anggota kepolisian diduga terlibat aksi perampokan truk pengangkut kompos di Tanjung Bintang.

Editor: M Syofri Kurniawan
FOX NEWS
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG - Dua polisi diduga terlibat perampokan truk pengangkut kompos.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan dua anggotanya tersebut.

Menurut Yan Budi, dua orang polisi yang namanya terseret dalam kasus itu adalah anggota kepolisian yang bertugas di Polresta Bandar Lampung.

Baca juga: Respons Habib Rizieq Shihab Atas Tewasnya 6 Pengawalnya, Munarman: Beliau Sangat Sedih

Baca juga: Skema Baru Mulai Diberlakukan Tahun Depan, Ini Besaran Lengkap Gaji PNS Setiap Golongan

Baca juga: Skenario Inter Milan Lolos 16 Besar Liga Champion, Real Madrid Harus Jadi Tumbal

Baca juga: Perusakan Mobil Ketum PA 212 Slamet Maarif, Polisi: Pelaku Terekam Kamera CCTV tapi Tidak Jelas

Keduanya adalah Ipda YML dan Bripka HDR yang bertugas di Unit Paminal Polresta Bandar Lampung.

Dua orang polisi ini diduga terlibat perampokan truk pengangkut kompos yang terjadi di Jalan Dr Sutami, Tanjung Bintang pada 30 November 2020 kemarin.

"Kami masih berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan terkait hal tersebut.

Dua anggota saya itu saat ini masih berstatus sebagai saksi," kata Yan Budi di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (7/12/2020) sore.

Yan Budi menambahkan, pihaknya belum bisa memberikan tindakan apa pun, termasuk sanksi kepada kedua orang polisi tersebut.

Menurut Budi, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan Polres Lampung Selatan dan Polsek Tanjung Bintang untuk kepastian hukum.

"Masih saksi, dan belum diperiksa.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved