Berita Regional
Tukang Bakso yang Ditendang Tolak Tawaran Uang Berobat saat Berdamai
Kita harus yakini bahwa tidak ada perbuatan atau pelanggaran yang tidak dapat dihukum, semua akan ditindak," tegasnya.
TRIBUNJATENG.COM, JAMBI - Seorang tukang bakso di Jambi menjadi korban kekerasan.
Keluarga pelaku penendangan tukang bakso akhirnya mendatangi korban dan meminta maaf.
Itikad baik keluarga pelaku berakhir dengan damai dan laporan di kepolisian pun dicabut.
Baca juga: Perusakan Mobil Ketum PA 212 Slamet Maarif, Polisi: Pelaku Terekam Kamera CCTV tapi Tidak Jelas
Baca juga: Ombak Besar Jadi Berkah, Warga Tegal Ramai-ramai Berburu Kerang Bangkang
Baca juga: Ayah di Tegal Dilaporkan ke Polisi karena Sebar Foto Seronok Anak Kandung yang Masih di Bawah Umur
Baca juga: Pengumandang Adzan Jihad di Tegal Ternyata Pelaku Penipuan Rp 125 Juta
Agus selaku anak dari pemilik usaha Bakso Mas Nasib mengatakan, keluarga Aswin yang merupakan pelaku datang pada Sabtu (5/12/2020) lalu.
Mereka sempat menawarkan ganti rugi uang untuk berobat.
"Tapi Pak Iwan menolaknya.
Emang nggak mau nerima uang dari mereka," kata Agus.
Proses damai dan pencabutan laporan pun dilakukan di Polresta Jambi pada Senin (7/12/2020) siang.
Kanit Reserse Kriminal Polresta Jambi AKP Handres membenarkan kasus itu diselesaikan secara damai.
"Iya tadi siang mereka datang ke kantor dan mengajukan perdamaian serta mengajukan pencabutan laporan," ungkapnya.
"Dari kita sendiri sebenarnya sudah siap mengirimkan perkara ini ke Kejaksaan.
Namun dari kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian.
Jadi kita utamakan restorative justice," kata Handres usai memediasi kedua belah pihak.
Atas kejadian tersebut, Handres mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam bertindak, bersikap dan berbicara yang dapat menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri dan orang lain.
"Setiap perbuatan pasti ada ganjarannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/saat-iwan-kiri-yang-merupakan-tukang-bakso-yang-ditendang-dan-aswin-kanan.jpg)