Breaking News:

Berita Banyumas

Seperti Mengulang Longsor Hebat 2018 Lalu, Ini Penjelasan Ilmiah Longsor di Desa Bantar Banjarnegara

Pergerakan tanah kembali terjadi di Dusun Pramen Desa Bantar Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Longsor memutus akses jalan kabupaten di Dusun Pramen Desa Bantar, Banjarnegara. 

Ini diperparah dengan kondisi jalan yang ambles cukup dalam. 

Kejadian itu seperti mengulang peristiwa nahas pada 2018 lalu. Padahal, memori warga tentang bencana lalu belum hilang. Dampaknya pun tak kalah mengerikan karena akses utama warga keluar Desa terputus. 

Terisolasinya Desa dari dunia luar biasanya awal dari petaka lain yang menyerta, semisal terhambatnya distribusi logistik untuk masyarakat Desa, seperti tahun 2018 lalu. 

Karenanya, agar dampak bencana tak kian parah, jalur alternatif via Dukuh Beji Desa Karangtengah, Wanayasa yang masih sulit dilalui agar dibenahi dan dihidupkan kembali. 

"Paling solusinya jalan alternatif agar segera dibenahi untuk akses warga.

Karena perbaikan jalan ini (Pramen) kemungkinan akan lama, " katanya, Sabtu (19/12/2020) 

Kasi Pencegahan BPBD Banjarnegara Junaedi mengatakan, hari ini, Sabtu (19/12/2020) terjadi bencana alam gerakan tanah susulan pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Bantar -Desa Suwidak pada koordinat S7°17'51" E109°44'45".

Ia menjelaskan, lokasi tersebut merupakan daerah morfologi perbukitan lereng rendah-sedang, formasi rambatan dengan litologi tersusun oleh pelapukan batuan breksi vulkanik, napal, batu lempung, serpih dan napal yang terkontrol oleh struktur sesar dan patahan. 

Curah hujan tinggi jadi pemicunya.

Namun ia tidak berdiri sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved